News

Begini Penjelasan BPJamsostek Manado soal Antrean Online Pengajuan JHT

Kepala Cabang BPJamsostek Manado, Hendrayanto mengatakan, dalam penerapannya ternyata tak semudah yang diharapkan.

fernando lumowa/tribun manado
Kepala BPJamsostek Manado, Hendrayanto 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan/BPJamsostek) menemui sejumlah kendala ketika melakukan penetapan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) menyusul pemberlakukan kebijakan Work from Home (WFH).

Sejak masa tanggap darurat Covid-19, pelayanan kepada peserta Jamsostek dilakukan secara online. BPJamsostek menyediakan Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) dalam rangka social distancing.

Peserta bisa mengajukan klaim JHT tanpa perlu datang ke kantor BPJamsostek.

Kepala Cabang BPJamsostek Manado, Hendrayanto mengatakan, penerapan antrean online klaim JHT ternyata tak semudah yang diharapkan.

"Ini memang kondisinya tidak normal akibat WFH ada sejumlah kendala yang kami temui, pertama, sebagian besar peserta kurang paham teknologi, banyak yang masih memilih datang ke kantor," kata Hendra kepada Tribun Manado, Jumat (15/05/2020) malam.

Belum lagi masalah jaringan seluler yang kurang baik. Itu menghambat proses pengunggahan dokumen maupun verifikasi.

"Di sisi peserta, mereka juga tidak siap. Ketika akan diverifikasi oleh petugas, mereka bilang, nanti dulu, masih di jalan, masih kerja atau alasan lainnya," katanya.

Keterbatasan lainnya, kebijakan WFH membuat karyawan BPJamsostek yang bekerja dalam sistem shift. Beban kerja meningkat.

Setiap hari, pihaknya memproses rata-rata 50-60 berkas pengajuan JHT peserta.

"Sering, berkas dibawa pulang dan penetapan klaim dilakukan dari rumah dan petugas kerja sampai tengah malam," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved