Anggaran Dialihkan untuk Penanganan Covid, Aray: Tak Ada Pasar Murah Ramadan
Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdakop UKM) Kotamobagu memastikan, tidak menggelar pasar murah jelang Ramadan tahun ini.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdakop UKM) Kotamobagu memastikan, tidak menggelar pasar murah jelang Ramadan tahun ini.
Herman Aray Kepala Disdagkop UKM Kotamobagu menjelaskan, hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya untuk menghindari terjadinya kerumunan warga.
"Anggaran yang ada juga sudah dialihkan untuk penanganan Covid 19 di Kotamobagu," jelasnya, Jumat (15/5/2020).
Ia mengatakan, sebenarnya ada Rp 48 juta anggaran yang disiapkan untuk mengadakan pasar murah Ramadan.
Pasar murah memang selalu dilaksanakan hampit tiap tahun di Kotamobagu saat menjelang hari besar keagamaan semisal Idul Fitri dan Natal.
Biasanya, saat pasar murah, pemerintah menjal sembako kepada masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasaran.
"Mungkin nanti tahun berikut, saat pandemi covid 19 sudah berakhir, baru kita buat lagi," katanya.
Ia menambahkan, tidak mengadakan pasar murah harus dilakukan, juga lantaran untuk menghidari lebih menyebarnya virus corona.
"Lebih baik kita ikuti anjuran pemerintah, daripada ambil resiko, semuanya juga untuk kepentingan dan kesehatan masyarakat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pasar-murah-tahun-2019-di-kotamobagu.jpg)