Update Virus Corona Indonesia

Anies Baswedan Blak-blakan ke Media Asing hingga Bicara Soal Data Pasien Covid-19 Disembunyikan

Anies Baswedan blak-blakan menyampaikan soal kasus covid-19 atau virus corona di ibu kota di berbagai ksempatan termasuk kepada media asing.

YOUTUBE
Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Anies Baswedan buka-bukaan soal penanganan kasus covid-19 di Jakarta.

Katanya, penanganan tersebut berbeda dengan pemerintah pusat

Anies Baswedan blak-blakan menyampaikan soal kasus covid-19 atau virus corona di ibu kota dalam berbagai ksempatan termasuk kepada media asing.

Dalam kesempatan wawancara bersama media Australia The Sydney Morning Herald dan The Age, Anies Baswedan mengaku telah ditempuh Pemprov DKI untuk melacak kasus Covid-19 dan pendapatnya yang berseberangan dengan pemerintah pusat.

Kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim sudah mulai memonitor dan melacak kasus-kasus potensial terkait Covid-19 sejak Januari 2020, atau dua bulan sebelum pengumuman kasus pertama positif Covid-19 yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Kepada dua media asing tersebut, Anies mengaku mulai melakukan langkah antisipasi Covid-19 sejak Januari 2020, setelah mendengar kasus soal virus baru di Wuhan, China.

Padahal, saat itu, dia masih mengenal penyakit dari Wuhan tersebut dengan nama pneumonia Wuhan.

"Kami mulai mengadakan pertemuan dengan semua rumah sakit di Jakarta, menginformasikan mereka tentang apa yang saat itu disebut pneumonia Wuhan, saat itu belum disebut Covid," ujar Anies dalam artikel The Sydney Morning Herald yang terbit pada 7 Mei lalu.

Anies sebenarnya sudah berulang kali menyampaikan pernyataan serupa dalam sejumlah rapat maupun konferensi pers dengan media nasional.

Salah satunya saat mengumumkan kegiatan belajar di sekolah dihentikan sementara pada 14 Maret 2020.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved