Berita Ekonomi

Rupiah dan Bayangan Kekhawatiran Gelombang Kedua Virus Corona

Mengutip data Bloomberg pukul 09.14 WIB rupiah berada pada level Rp 14.955 per dollar AS atau melemah 60 poin (0,4 persen).

Tribun News
Ilustrasi Rupiah dan Dollar AS. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rupiah melemah terhadap dolar AS pada awal perdagangan di pasar spot Selasa (12/5/2020).

Mengutip data Bloomberg pukul 09.14 WIB rupiah berada pada level Rp 14.955 per dollar AS atau melemah 60 poin (0,4 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.895 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah tertekan sentimen negatif pasar yang khawatir dengan kemunculan kasus Covid-19 baru usai beberapa negara melakukan pelonggaran lockdown.

“Kelihatannya sentimen negatif masuk ke pasar keuangan pagi ini karena pasar mengkhawatirkan gelombang kedua kasus Covid-19 di negara yang melonggarkan lockdown,” kata Ariston kepda Kompas.com.

Penambahan kasus Covid-19 ini terjadi di China usai negara tersebut memulai pembukaan ekonomi dan memberlakukan pelonggaran lockdown. Pagi ini China melaporkan penambahan 15 kasus OTG (Orang Tanpa Gejala) dan 1 kasus positif.

“Kemarin China juga sudah melaporkan adanya tambahan 5 kasus baru,” tambah dia.

Selanjutnya, negara-negara lain seperti Korea Selatan dan Jerman juga melaporkan hal yang sama, yakni penambahan kasus positif pasca pelonggaran lockdown dilakukan.

“Sentimen negatif ini bisa mendorong pelemahan aset berisiko, termasuk rupiah,” tambah dia.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan berada pada kisaran Rp 14.800 per dollar AS sampai dengan Rp 15.150 per dollar AS.

Analisis Lapan Soal Suara Dentuman di Jawa Tengah: Sampah Antariksa yang Jatuh ke Bumi

Batalyon Yon Arteleri Medan (Armed)19/105 Tarik Bogani Gelar Bakti Sosial

Potret Rumah Mewah dan Unik 5 Artis Dunia, Berada di Tepi Pantai Hingga Punya Bandara Sendiri

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Dibayangi Kekhawatiran Gelombang Kedua Corona".

 

Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved