Breaking News:

Jadi Korban Pelecehan, Mengapa Perempuan Cenderung Enggan Melapor?

Primatia Romana masih berusia 23 tahun saat ia mengalami pelecehan seksual di tempat kerja yang dilakukan oleh atasannya

Editor: Finneke Wolajan
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hanya sedikit korban perempuan pelecehan dan kekerasan seksual yang melaporkan kejadian menimpanya.

Ada beberapa alasan menurut ahli yang membuat para perempuan enggan melapor.

Primatia Romana masih berusia 23 tahun saat ia mengalami pelecehan seksual di tempat kerja yang dilakukan oleh atasannya.

Kepada ABC Indonesia ia bercerita, saat dirinya coba melaporkan keadaannya di tempat kerja, atasannya malah memposisikan ia sebagai orang yang "terlalu konservatif untuk memahami friendly gesture (sikap ramah)."

"Friendly gesture bagaimana kalau elus-elus paha di bawah meja saat meeting?" kata Prima yang mengaku menerima pelecehan tiga kali.

"Yang pertama sudah aku hardik pakai tangan, enggak ngomong apa-apa. Yang kedua aku bilang this is not right, dan yang ketiga aku bilang akan lapor ke HRD," katanya.

Tetapi saat Prima mengancam akan memberitahukannya ke bagian Human Resource Department, atasannya hanya tersenyum dan "mengingatkan" sebentar lagi akan ada peninjauan kinerja karyawan.

Lain halnya dengan Gita, bukan nama sebenarnya, yang mengaku telah dilecehkan oleh temannya sendiri.

Beberapa kali dipegang bagian tubuhnya oleh temannya di tempat umum, Gita tidak mampu melakukan perlawanan apapun.

"Aku juga… gimana ya… masa di depan orang-orang semua, aku tiba-tiba teriak?" ujar Gita.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved