Update Virus Corona Sulut
LMI Salurkan Ribuan Sembako ke Pengemudi Ojol dan Sopir Angkot
Laskar Manguni Indonesia menyalurkan bantuan paket ke para pengemudi ojek online dan sopir angkot yang terdampak ekonomi akibat dari virus corona
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Laskar Manguni Indonesia (LMI) menyalurkan bantuan paket ke para pengemudi ojek online (ojol) dan sopir angkot yang terdampak ekonomi akibat dari virus corona atau Covid-19.
Kegiatan pembagian sembako ini dipimpin Ketua Umum DPP LMI Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw, dan pengurus lainnya yang berlangsung di depan Manado Town Square 1, Sabtu (9/5/2020) sore.
"Iya ini Laskar Manguni Indonesia yang membagi bantuan paket, ada dua hal yang pertama tentu membantu program pemerintah yang kedua disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw.
"Hanya itu saja tujuan kami karena apa tentu yang diberikan ini juga bukan untuk jangka panjang paling beberapa hari habis," lanjutnya.
• Berbagi Kasih di Tengah Pandemi Covid-19, LMI Salurkan Sembako ke Pengemudi Ojol
Ia mengatakan, tetapi minimal bagi orang yang menerima ini secara psikologis mereka tahu ada yang peduli terhadap mereka dan itu yang paling penting.
"Ini pada tahap awal ada 1.000 paket, kita akan istirahat 5 hari lalu akan beri paket berikut karena hari Senin ke Minut dan Bitung, Selasa ke Manado, Rabu Tomohon dan Kamis di Minsel dan akan bergulir seperti itu," jelasnya.

"Pembagian ini harus dibagi cepat agar tidak membludak," pungkasnya.
Sementara itu, Melky Jakhin Pangemanan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk empati LMI.
"Pertama ini sebagai bentuk empati dari LMI secara organisatoris sudah bergerak masif sudah dilakukan tetapi sebagai kader dari LMI kami berkontribusi secara aktif," kata dia.
Tambah Melky, makanya setiap kader Tonaas diintruksikan untuk membantu berkontribusi secara positif meringankan beban pemerintah dan masyarakat dalam kepedulian melawan Covid-19.
• Bocah Perempuan Usai 1 Tahun Asal Kawangkoan Kini Berstatus Pasien Positif Covid-19
"Oleh karena itu harapannya perlu ada kerja kolaboratif, pemerintah, LSM dan semua pihak bahkan masyarakat turun bersama-sama membangun sinergis," ucapnya.
Terangnya, supaya bisa melawan Covid-19 dengan selalu tingkatkan imun dan juga iman melawan Covid-19 di Sulawesi Utara, Indonesia dan global.
Selain itu, para penerima bantuan mengaku senang mendapat paket sembako ini.
"Banyak-banyak terima kasih kepada Tonaas Wangko Bapak Hanny Pantouw karena kami memang saat ini membutuhkan bantuan ini," kata Kristian Singal, tukang bangunan asal Bitung.
• Bocah Perempuan Usai 1 Tahun Asal Kawangkoan Kini Berstatus Pasien Positif Covid-19
Ia mengatakan bahwa pendapatan sebagai tukang bangunan sangat menurun drastis.
"Pekerjaan kami dihitung hari-hari dengan wabah ini sudah sebulan tidak ada pekerjaan sama sekali
Sofina, pengemudi ojek online mengaku pendapat jadi juga berkurang.
"Biasa banyak tetapi sekarang hanya paling tinggi Rp 55 ribu dan dapat bantuan baru ini sebelumnya sebulan lalu dari Bank Sulut," pungkasnya. (Ang)
• Dirut RSUP Ratatototok: Belum Ada Informasi Pasien Positif yang Kami Tangani