Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Kotamobagu

Dinkes Sesalkan Adanya Oknum yang Sengaja Angkat Isu Miring Pembuatan Kartu Keterangan Sehat

Adanya isu miring yang sengaja disebar oknum tak bertanggung jawab, terkait pengurusan surat keterangan sehat di Kota Kotamobagu.

Penulis: Erlina Langi | Editor: Maickel Karundeng
istimewa
dr Tanti Korompot, saat melakukan konfrensi pers Jumat (24/4/2020) malam kemarin 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Adanya isu miring yang sengaja disebar oknum tak bertanggung jawab, terkait pengurusan surat keterangan sehat di Kota Kotamobagu, langsung dibantah Kadis Kesehatan dr Tanti Korompot, Jumat (8/5/2020).

Ia menyayangkan dalam situasi seperti ini, masih ada saja oknum yang sengaja membuat gaduh suasana, dan menggiring opini publik, terkait mekanisme pembuatan surat keterangan sehat.

"Pertama saya jelaskan di sini bahwa pemberlakuan mekanisme surat keterangan sehat sudah sejak tahun 2016 dan ini sesuai Perda No 2 tahun 2016, dimana setiap orang yang mengurus surat keterangan sehat, dibebankan retribusi sebesar Rp 65 ribu," ujar dr Tanti.

Ia mengatakan, kalau ada yang merasa keberatan, maka tak perlu diurus surat keterangan sehat. Sebah hingga saat ini pemerintah daerah tidak meminta seluruh pelaku perjalanan untuk mengurus surat keterangan sehat. "Sebab yang diwajibkan hanya surat keterangan perjalanan, dan itu pengurusannya gratis," tegasnya.

"Kalau pun nanti saat akan melewati perbatasan ke daerah lain, dan dimintakan adanya surat perjalanan dan surat keterangan sehat, maka itu sudah bukan wewenang kami. Karena setiap daerah, memiliki kebijakan yang berbeda," terang dia.

Korompot pun menyayangkan masi ada oknum yang sengaja mengkambing hitamkan Covid-19 ini, untuk mencela pemerintah.

"Pastinya kami tak pernah memaksakan warga untuk mengurus surat keterangan sehat. Yang ada hanya surat perjalanan. Jika nantinya adanya pencegatan yang dilakukan petugas pos daerah lain, tidak bisa disalahkan ke Pemkot. Karena sejauh ini, sebelum dinyatakan PSBB, kami tak pernah mengambil kebijakan untuk mencegat orang. Hanya kita gencar melakukan tracking dan memeriksa kondisi kesehatan setiap orang yang masuk," tandasnya. (drp)

BERITA TERPOPULER :

 Surat Cinta Akhirnya Membuka Tabir Pembunuhan Gadis Muda, Sang Kekasih Jadi Dalang Tewasnya Elvina

 Mengaku Bujang, Ternyata Sekap dan Aniaya Istri Berusia 17 Tahun, Juga Ada Makam di Belakang Rumah

 Saya Sangat Mencintai Elvina, Itulah Penggalan Kalimat di Surat Cinta yang Ditulis Pelaku Mutilasi

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved