Update Virus Corona Boltim
Bupati Boltim Sehan Landjar: Sembako Itu Hak Rakyat, Bukan Bantuan
hampir sebagian besar warga Boltim telah menerima sembako dari pemerintah daerah
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang terdampak pembatasan aktivitas karena corona (Covid-19), hampir sebagian besar telah menerima sembako dari pemerintah daerah. Tinggal warga tiga kecamatan wilayah pegunungan yang saat ini masih dalam proses penyaluran.
Meski demikan, Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan bahwa ratusan ton beras premium dan minyak kelapa yang dibeli dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog yang dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 bukan bantuan, tetapi itu adalah hak rakyat.
Sehan menyebutkan yang punya duit adalah rakyat, sehingga tak pantas jika dikatakan bantuan.
“Di Boltim itu tidak kenal namanya bantuan, penyaluran hak rakyat. Jadi sembako ini adalah hak rakyat, “ ujarnya kepada wartawan pekan lalu.
• Terjebak Lockdown, Gadis Cantik Asal Kirgiztan Justru Jatuh Cinta dengan Pria Asal Lampung
Sehan mengatakan bahwa dalam situasi pademi seperti ini dia sebagai pelayan rakyat harus segara menyalurkan sembako karena ini wajib, tidak ada waktu untuk menunggu.
“Jadi inilah momen yang paling tepat saya harus menyalurkan haknya, “ tegas Eyang, sebutan akrabnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan ((DKP) Boltim Kissman Mamonto mengatakan penyaluran sembako tahap pertama untuk warga pesisir pantai di empat kecamatan Kobupaten Boltim, yakni Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Motongkad dan Kecamatan Nuangan tuntas.
• Curhat Donita Saat Memutuskan Hijrah Setahun Lalu, Sempat Ragu dan Tak Percaya Diri Memakai Hijab
“Penyaluran sembako untuk warga pesisir Boltim terdampak Covid-19 selesai. Terakhir hari ini untuk Desa Bukaka, “ kata Kissman Mamonto, Minggu (3/5/2020).
Meski demikian kata dia, jika masih ada warga pesisir yang belum dapat sembako, pemerintah desa setempat diminta segera masukan data.
“Dinas Pangan selalu siap, asalkan ada data dari pemerintah desa setempat, “ ujarnya.
Sementara untuk tiga kecamatan wilayah pegunungan yakni, Kecamatan Modayag, Kecamatan Modayag Barat dan Kecamatan Mooat, direnacanakan penyalurannya pada Senin tanggal 6 Mei.
“Sembako sudah siap di gudang penampungan. Tinggal data dari pemerintah desa. Jika data penerima dari Sangadi (Kepala Desa) sudah masuk, kami siap menyalurkan sembako ini," ucapnya. (ana)
• BREAKING NEWS: Mobil Pick Up vs Motor Jupiter di Molibagu, Warga Lolak Tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/instruksi-bupati-boltim.jpg)