Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

BI Sulut Hadirkan Bersehati Online, Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut memperkenalkan Bersehati Online yang melayani pembelian bahan baku ke pedagang tradisional

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat, Kepala OJK Sulut dan Sekprov Sulut, Edwin Silangen memperkenalkan Bersehati Online di kantor BI Sulut, Selasa (05/05/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut memperkenalkan Bersehati Online yang melayani pembelian bahan baku ke pedagang tradisional di Pasar Bersehati.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat meluncurkan layanan tersebut di kantor BI Sulut, Selasa (05/05/2020).

Arbonas bilang, Bersehati Online sejatinya sudah diujicobakan sejak sekitar bulan lalu. BI dan Tim Pengendali Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut menggandeng pedagang di Pasar Bersehati bersama perusahaan ojek online dalam program ini.

Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini dengan memesan belanjaan secara online melalui aplikasi transportasi online.

BREAKING NEWS: Geram Dengan Pemadaman Listrik, Bupati Bolsel Sidak Kantor PLN Molibagu

Selanjutnya, pesanan akan ditindaklanjuti pengemudi ojek online dengan menjemput belanjaan di pasar.

"Program ini kami luncurkan untuk mengantisipasi turunnya pendapatan pedagang pasar tradisional dan petani komoditas bahan pokok melalui pemanfaatan teknologi digital," kata Arbonas.

Katanya, Bersehati Online bisa menjadi solusi di tengah Pandemi Covid-19 yang mengharuskan orang diam di rumah karena kebijakan pembatasan sosial.

Sejauh ini, sudah ada 15 pedagang di Pasar Bersehati mau bekerja sama dengan BI dalam program itu. BI menargetkan jumlah pedagang tradisional yang bergabung dalam program ini semakin banyak.

Perjalanan Hidup Didi Kempot hingga Menjadi The Godfather of Broken Heart

BI menggagas program ini bertujuan agar roda ekonomi terus bergerak. "Sehingga pedagang tak perlu khawatir dagangannya tak laku, petani juga, hasil produksinya bisa dibeli. Begitu juga, ojek online masih bisa ada pendapatan," katanya.

Perbankan yang ada di Sulut pun berkomitmen mendukung program Bersehati Online ini dengan menyediakan sistem pembayaran nontunai. "Sehingga bisa meminimalisir kontak fisik," katanya.

Arbonas berharap, masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut.
Pihaknya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya inisiatif ini sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

SIMAK, Daftar PNS yang Tidak Mendapat THR di Lebaran Tahun 2020

"Terutama kepada Gubernur Sulawesi Utara beserta jajarannya, seluruh anggota High Level TPID Sulawesi Utara, Forum Pedagang Bersehati, dan perusahaan penyedia layanan transportasi online," kata Arbonas.

Ronald Simanjorang, District Operation Manager GoJek Manado mengatakan, Program Bersehati Online memanfaatkan layanan GoShop yang sudah lama ada.

Pengguna GoJek dapat berbelanja bahan kebutuhan seperti biasa melalui GoShop. Ia bilang, sejauh ini baru ada 15 mitra pedagang yang bergabung.

"Memang kita masih mengembangkannya. Ini baru dimulai tapi respon masyarakat lumayan baik. Dari sisi teknologi kami juga kembangkan," kata Ronald. (ndo)

Jawaban Soal Tuliskan Pengamatanmu dalam Bentuk Laporan Sederhana Percobaan Menara Mur Hexagonal

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved