Breaking News:

Kasus Harun Masiku

KPK Masih Mencari Harun Masiku dan Nurhadi, Dapat Info Lokasi Keberadaan DPO, Firli: Lacak dan Kejar

Bekas caleg PDIP Harun Masiku menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.

Tribunnews.com
Buronan KPK. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini terus memburu dua buronan yakni Harun Masiku dan Nurhadi.

Mantan caleg PDIP Harun Masiku menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.

Harun Masiku menjadi buronan dalam kasus ini semenjak 27 Januari 2020.

Sementara eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA tahun 2011-2016, sejak 13 Februari 2020.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan perkara korupsi tunggakan termasuk para DPO yang terus kita cari.

"Kami telah melakukan pencarian dan terus melakukan pencarian," ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat dihubungi, Senin (4/5/2020).

Ketua KPK Firli Bahuri di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020).
Ketua KPK Firli Bahuri di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020). (Kompas.com)

Firli mengatakan, KPK juga akan menelusuri terkait informasi yang diberikan berbagai pihak soal keberadaan Nurhadi dan Harun Masiku.

"Setiap informasi yang kami terima, kami tindaklanjuti dan kita lacak dan datangi. Saya tegaskan semua info terkait dugaan keberadaan para DPO kita lacak dan kejar," kata Firli.

Sejumlah Pejabat Sumbang Gaji, Pimpinan KPK Minta Naik Rp 300 Juta, Firli Bahuri Beri Klarifikasi

KPK Awasi Ketat Penyaluran Anggaran Penanganan Covid-19, Bentuk Tim Satgas Penyelidikan

Diberitakan sebelumnya, IPW berbicara mengenai dua buron KPK yang hingga kini keberadaannya belum diketahui, yakni Nurhadi dan eks caleg PDIP Harun Masiku.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved