Nasional

Dianggap Transparan, Pengamat Apresiasi Penjelasan Kementan Soal Anggaran Pengadaan Ayam

Kementan dianggap menyadari bahwa Komisi IV DPR sedang melakukan tugas pengawasannya sehingga perlu dihargai dengan penjelasan rinci.

Editor: Isvara Savitri
tribunnews
Ternak Ayam 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sikap Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan menjelaskan penggunaan anggaran pengadaan ayam lokal secara rinci ke publik patut diapresiasi.

Hal ini disampaikan oleh Pengamat Komunikasi Tjipta Lesmana.

"Kementan menyampaikan informasi terhadap pertanyaan Komisi IV DPR sehingga tidak menimbulkan masalah berkelanjutan yang bisa dipelintir nantinya," kata Tjipta dalam keterangannya, Senin (4/5/2020).

Tjipta berpendapat, penjelasan Kementan mengenai anggaran pengadaan ayam menunjukkan bahwa instansi pemerintah itu mengedepankan transparansi dan siap memberikan informasi yang diperlukan.

"Jadi bukan malah saling serang. Hal itu bagus. Komunikasi penjelasan Kementan tentang anggaran pengadaan ayam lokal, tidak membuat interpretasi macam-macam. Semua jadi terbuka," ujar Tjipta.

Soal ini, Tjipta menuturkan, Kementan menunjukkan etos komunikasi dalam kinerjanya.

Kementan dianggap menyadari bahwa Komisi IV DPR sedang melakukan tugas pengawasannya sehingga perlu dihargai dengan penjelasan rinci.

Sebelumnya, Komisi IV DPR mempertanyakan kebijakan anggaran pengadaan ayam lokal oleh Kementan sebesar Rp 26,2 miliar untuk 35 ribu ekor.

Komisi IV DPR beranggapan, jika dibagi maka harga 1 ekor ayam mencapai Rp 770 ribu.

Namun, Kementan juga telah memaparkan bahwa jumlah anggaran sebesar itu bukan berarti langsung habis dibagi jumlah seluruh ayam bakal diadakan.

Anggaran mencakup beberapa komponen kegiatan lain dan teknis operasional.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Pengamat apresiasi penjelasan Kementan soal anggaran pengadaan ayam.

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved