Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Tomohon

PDP Meninggal Asal Tomohon Utara Punya Riwayat Kanker dan Pneumonia

Satu lagi Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Tomohon dinyatakan meninggal, Rabu (29/4/2020)

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Proses pemakaman PDP berusia 40 Tahun asal Tomohon Utara, Rabu (29/4/2020) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Satu lagi Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Tomohon dinyatakan meninggal, Rabu (29/4/2020).

Dari informasi yang dirangkum Tribun Manado, PDP meninggal tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan, berusia 40 tahun, berasal dari Kecamatan Tomohon Utara.

Rilis resmi Polres Tomohon sebagaimana Keterangan dari Kepala Tim Penanganan Pasien Covid-19 Lando Sumaraw S Kep menerangkan, pasien masuk RSUP Prof Kandou Malalayang, pada tanggal 25 April 2020 dan merupakan pasien Rujukan dari salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Tomohon.

"PDP merupakan rujukan dari salah satu RS Swasta yang ada di Tomohon ke RSUP Prof Kandou pada 25 April," katanya.

Cerita Jacky Runtulalo Pernah Gagal Masuk Sulut United Era Herkis, Hampir Putuskan Jadi Wasit

Selain itu, turut diketahui ditetapkannya status PDP karena yang bersangkuatan mempunyai penyakit Kanker Nosofaring dan Pneumonia.

"Pasien memiliki riwayat penyakit bawaan, yakni Kanker Nosofaring dan Suspect Pneumonia", jelas Lando.

PDP meninggal pada (29/4/2020) sekira Pukul 17.10 wita di Ruangan Irina F RSUP Prof Kandou Manado.

Rumah Makan Ocean 27 Malalayang Beri Promo Buka Puasa dan Rantangan

Selanjutnya dimakamkan malam itu juga dengan Protap Penanganan Jenazah Covid-19.

Kapolres Tomohon AKPB Raswin B Sirait melalui Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny Rondonuwu mengatakan proses pemakaman melibatkan masyarakat, pemerintah setempat dan TNI-Polri.

"Sebelum dilakukan pemakaman diadakan ibadah singkat oleh Ketua Jemaat Gmim Maranatha Kakaskasen Ibu pendeta Anna Dety Rorimpandey. Dan Pemakan dipantau TNI-Polri serta dibantu masyarakat dan pemerintah setempat," tukasnya.

"Terima kasih kepada masyarakat, relawan dan pemerintah, terutama keluarga, yang sudah bekerja sama, sehingga proses pemakaman berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya.

60 Mayat Ditemukan Menumpuk Dalam Truk di Kota New York saat Pandemi Virus Corona

Adapun sebagaimana informasi yang didapat kontak dengan PDP dan tinggal serumah yakni 10 orang.

Yakni Suaminya, Ayah dan Ibu mertua, dan lima orang anak. Serta dua sepasang suami istri yang merupakan kerabat PDP.

Dari pantauan Tribun Manado, PDP dimakamkan di lahan Pekuburan Kelurahan Kakaskasen Dua berlangsung sejak pukul 22.30 Wita dengan menggunakan protokol penanganan jenazah covid-19.

Selain petugas pemakaman dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), juga disediakan disinfektan.

Tampak sesekali disinfektan yang disediakan disemprotkan dari jarak jauh kepada para petugas yang tengah memakamkan jenazah. (hem)

Cerita Wanita Cantik Manado saat Pandemi Covid-19, Dampingi Anak Agar Tak Bosan saat di Rumah

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved