Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa

Sholat Dhuha, Sholat Sunah dengan Banyak Keutamaan, Amalan Penghapus Dosa hingga Ladang Pahala

Adapun untuk menambah pahala di bulan suci Ramadhan ini salah satunya dapat dilakukan dengan membaca doa sholat dhuha.

Editor: Indry Panigoro
gaulfresh
Sholat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi Anda umat muslim tentunya di bulan Ramadan ini ingin memperoleh banyak pahala.

Adapun untuk menambah pahala di bulan suci Ramadhan ini salah satunya dapat dilakukan dengan membaca doa sholat dhuha.

Doa salat dhuha akan menjadi amalan di pagi hari di bulan suci Ramadan.

Seperti diketahui, salat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah dengan banyak keutamaan.

Melansir Tribunnews ( tribunnewsnetwork ), Sabtu (25/4/2020), keutamaan sholat dhuha diantaranya sebagai amalan penghapus dosa.

Bacaan Niat Puasa Ramadan dan 4 Doa Saat Berbuka Puasa: Ya Allah KarenaMu Aku Berpuasa

Selain itu, sholat dhuha juga bermanfaat sebagai pengganti dzikir, wasiat Rasulullah SAW, dan sebagai ladang pahala.

Dijadikan sebagai ladang pahala, kita tentu tidak mau melewatkan doa yang setelah usai menunaikan ibadah ini.

Lalu, bagaimana sih bacaan doa setelah sholat dhuha?

Sholat dhuha sendiri dapat dilaksanakan selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit, dilansir Grid.ID dari Intisari.

Batasanya adalah 15 menit sebelum masuk waktu zuhur.

Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

“Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.”

“Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.”

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved