Breaking News:

Bulog

Bulog Serap 200 Ton Beras Petani Lokal untuk Pangan Warga Boltim

Perum Bulog melalui Bulog Kantor Cabang Kotamobagu menyediakan beras premium untuk memenuhi permintaan Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim)

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kepala Bulog Bolmong, Maradona Singal menyerahkan simbolis beras premium Bulog kepada Bupati Boltim, Sehan Landjar di gudang sementara, Tutuyan, Boltim, Rabu (29/04/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perum Bulog melalui Bulog Kantor Cabang Kotamobagu menyediakan beras premium untuk memenuhi permintaan Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Rabu (28/04/2020), Bulog menyerahkan beras tersebut ke Pemkab Boltim. Kepala Bulog Cabang Bolmong Maradona Singal, menyerahkan simbolis beras premium itu ke Bupati Boltim, Sehan Landjar di gudang sementara bahan pokok Pemkab Boltim di Tutuyan.

Beras tersebut, nantinya disalurkan ke masyarakat Boltim dalam rangka tanggap darurat  Pandemi Covid-19.

Maradona mengatakan, beras premium untuk masyarakat Boltim itu diserap dari petani lokal di Bolmong Raya. "Sebagian besar, sebanyak 60 persen kami beli dari petani di Bolmong raya," kata Maradona.

Gugus Tugas Covid-19 Bahas Kembali Lahan Pekuburan Covid 19, Respons Penolakan Warga

Ia bilang, harga beras premium itu Rp 11.350 per kilogram. Menurutnya, masyarakat Boltim patut bangga karena Pemkab menyediakan beras premium untuk memenuhi kebutuhan di masa darurat ini.

Selain beras, Bulog Bolmong mendapat kepercayaan untuk menyediakan bahan pokok selain beras, yakni minyak goreng. "Kami menyediakan 20 ribu liter," katanya.

Bupati Boltim, Sehan Landjar berterima kasih karena Bulog memenuhi permintaan pihaknya akan beras premium. "Kami minta 600 ton untuk tanggap darurat Covid-19 tapi mereka mampunya bertahap," jelas Sehan.

Katanya, setelah ini pihaknya akan memesan lagi beras premium dibagikan ke masyarakat. "Target kami mendekati Ramadan akan kami salurkan tahap kedua," jelasnya.

BREAKING NEWS: Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 1, Total 44, Pasien Sembuh Juga Naik Jadi 14

Sehat mengatakan, pihaknya tak menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang sebenarnya menjadi hak Pemkab.

"Ini kan milik rakyat dan kita pemerintah ditugasi untuk menyalurkannya. Anggarannya milik rakyat. Jadi ini tidak tepat disebut bantuan tapi ini penyaluran hak rakyat di tengah masa darurat," jelas bupati yang dikenal dengan karakter meledak-ledak ini.

Dalam penyaluran beras dan minyak goreng ini, Bulog bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan (BKP) Boltim.

Begini Suasana Pos Pemeriksaan dan Pembatasan Akses Keluar Masuk Leilem

Menurut Kepala BKP Boltim, Kissman Mamonto menyebut, beras 200 ton dan minyak goreng 20 ribu liter akan disalurkan kepada 19 ribu lebih kepala keluarga di Kabupaten Boltim.

Bantuan diberikan berdasarkan jumlah jiwa dalam keluarga. Keluarga dua orang, menerima 10 kg beras, 1 kg minyak goreng, 1 kg gula pasir dan 5 ikan kaleng.

Semakin banyak jumlah jiwa, semakin besar nilai bantuan. "Maksimalnya, 12 jiwa dalam satu keluarga, dapat 40 kilogram beras," kata Kissman.(ndo)

Korea Utara Membenci Negara Israel, Pernah Kirim Pilot Tempur untuk Lakukan Peperangan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved