NEWS
BPBD Mitra Imbau Warga Waspada Musim Penghujan
Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) keluarkan imbauan kepada pemukiman yang berada di lokasi rawan bencana alam.
Penulis: Giolano Setiay | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID, Ratahan - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) lewat Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) keluarkan imbauan kepada pemukiman yang berada di lokasi rawan bencana alam.
Terpantau hari ini Minggu (26/4/2020, rumah disekitar aliran sungai seperti di desa Towuntu Timur Kecamatan Pasan, volume air sungai mulai naik akibat menyempitnya jalur air karena tumpukan sampah.
Salah satu warga setempat yakni Rusli M mengatakan, air yang naik akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak pagi hari.
"Memang penyebab naiknya volume air sungai, akibat dari curah hujan yang tinggi dan banyak tumpukan sampah yang mengakibatkan tersumbatnya aliran sungai," tuturnya.
Tak menunggu lama, bersama warga sekitar lokasi, langsung melakukan pembersihan sungai.
"Kami bersama beberapa warga, langsung mengambil tindakan untuk membuka aliran jalur aliran sungai. Sehingga air yang naik bisa normal lagi, meski diterpa hujan deras," terang Rusli.
Lepas dari itu, Kepala Badan (Kaban) BPBD Welly Mononimbar mengatakan, saat ini memang curah hujan sangat tinggi.
"Selaku pemerintah mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada apalagi tempat tinggal dipinggiran sungai atau di lokasi rawan longsor," pungkasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah yang diambil warga setempat, karena langsung mengambil tindakan dengan inisiatif sendiri.
"Tindakan yang tepat seperti yang dilakukan masyarakat tersebut. Akan tetapi, harus tetap berhati-hati selama melakukan penanganan," tandasnya.
Welly menambahkan, selang minggu berjalan ini, diharapkan warga yang bakal beraktifitas diwilayah pegunungan atau diwilayah aliran sungai, agar tetap berhati-hati.
"Ini mengingat cuaca yang tidak memungkinkan. Kita tetap mengantisipasi bila ada bencana. Posko bencana tetap kita siagakan selama 24 jam. Dan hingga saat ini, terpantu situasi yang ada masih kondusif, meski tetap siaga," tutup Mononimbar. (Tribunmanado/Giolano Setiay)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-sementara-melakukan-pembersihan-aliran-sungai-desa-towuntu-timur.jpg)