Update Virus Corona Mitra
Rumah Singgah Pelaku Perjalanan di Mitra Membludak, Dinkes Cari Solusi
Penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) semakin tertata.
Penulis: Giolano Setiay | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID, Ratahan - Penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) semakin tertata.
Mulai dari pemeriksaan disetiap perbatasan, begitupun ketersediaan rumah singgah.
Meski begitu, semakin hari, jumlah pelaku perjalanan luar daerah dan luar negeri yang masuk ke wilayah Mitra setiap harinya terus bertambah.
Hingga hari ini Jumat (24/4/2020), sudah Ada 23 orang yang dikarantina selama 14 hari di rumah singgah yang disediakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Mitra.
Dikatakan kepala dinas (kadis) Kesehatan (Dinkes) Helny Ratuliu saat dikonfirmasi menyatakan hingga saat ini sudah ada 23 orang yang dikarantina di rumah singgah.
"Hingga saat ini, ketersediaan bangsal masih memenuhi, akan tetapi kemungkinan akan ditambah lagi ketersediaan tempat," tutur Ratuliu.
Diketahui, ketersediaan bangsal hanya ada sebanyak 24 bangsal. Pihak kesehatan saat ini, sementara mencari solusi untuk mengantisipasi bila nantinya ada ketambahan lagi pelaku perjalanan yang bakal di karantina.
"Itu akan kita pikirkan solusinya. Apakah gedung yang lain akan diperuntukan untuk ruangan karantina atau penambahan bangsal," pungkas Ratuliu.
Ia juga menambahkan, untuk saat ini, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) masih mencukupi. "Untuk APD sendiri, kita prioritaskan, karena masih membutuhkan lagi, bila stok sudah menipis nantinya bakal dilakukan pengadaan lagi," jelas Kadis Kesehatan. (Tribunmanado/Giolano Setiay)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rumah-singgah-pelaku-perjalanan-di-mitra-membludak-dinkes-cari-solusi.jpg)