Torang Kanal

Begini Persiapan Cewek Manado Ini Menyambut Ramadan di Tengah Covid-19

Persiapan Ramadan tahun ini tak jauh beda dari tahun tahun sebelumnya, persediaan bahan pokok kebetuhan sehari-hari

Istimewa
Herawati Marfuah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Marhaban ya Ramadan, itulah yang disampaikan wanita bernama lengkap Herawati Marfuah kepada Tribun Manado saat ditanya tentang persiapannya menyambut bulan Ramadan, Kamis (23/4/2020).

Bagi perempuan yang biasa dipanggil siapa Hera mengatakan, untuk persiapan Ramadan tahun ini tak jauh beda dari tahun tahun sebelumnya, persediaan bahan pokok kebetuhan sehari-hari.

"Selain itu yang utama mempersiapkan diri agar selalu bisa menahan segala bentuk godaan yang menguji kesabaran, menjaga kesehatan dan mempersiapkan mental untuk bisa selalu beribadah di bulan yang suci ini serta mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata wanita kelahiran 26 juli 1998.

Perempuan yang hobi memasak dan berenang katanya, biasanya umat muslim melakukan ziarah kubur menjelang Ramadaan.

Bupati ROR Perpanjang Work From Home ASN di Minahasa hingga 13 Mei

"Setiap hari tak henti-hentinya saya berharap sambil berdoa agar musibah yang melanda dunia saat ini cepat berakhir, agar supaya seluruh manusia di muka bumi bisa melakukan aktivitasnya kembali," tambahnya.

Wanita yang juga sebagai ketua Kohati Komisariat IAIN Manado mengungkapkan, untuk itu sebagai manusia marilah saling mengingatkan dan menjaga kesehatan agar selalu terhindar dari wabah virus yang terjadi saat ini.

"Tetap semangat jangan pantang menyerah tugas kita saat ini adalah berusaha melawan virus covid-19, dengan tetap di rumah saja sembari melakukan kegiatan yang bermanfaat selebihnya Tuhan maha kuat yang akan mengambil alih semua keputusan," ucapnya.

Kapolres Minahasa Kawal Pemakaman Jenazah PDP Covid-19 di Kombi

Perempuan yang juga aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bilang, bulan Ramadan tahun ini memang agak terlihat sepi, karena wabah covid-19 yang telah melanda dunia di berbagai daerah.

Biasanya menyambut bulan suci Ramadan stand-stand kantin Ramadan sudah terlihat, namun tidak pada tahun ini, hanya beberapa tempat yang mendirikan stand kantin Ramadhan, itu tak lain adalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Sebagai umat muslim hal lain yang sangat asing yang dirasakan adalah tidak bisa berkumpul merayakan Ramadan bersama sanak-saudara di kampung halaman akibat wabah yang penyebarannya semakin cepat. Kemudian selain bulan suci yang penuh berkah Ramadan juga dimanfaatkan oleh sebagian besar umat muslim untuk bersilaturahmi dengan teman lama, keluarga besar, teman kantor dan komunitas-komunitas yaitu dengan buka puasa bersama," ungkapnya.

Tapi baginya, tahun ini realitanya bukber (buka bersama) akan menjadi wacana, karena bulan Ramadan berkenaan dengan pandemi wabah covid-19 yang mengakibatkan social distancing.

"Di dalam kondisi seperti apapun semoga Ramadan menjadi bulan yang selalu membawa keberkahan bagi kehidupan umat muslim di seluruh dunia, saya yang tak lain adalah Ketua Kohati Komisariat IAIN Manado selalu mendoakan agar dengan adanya wabah yang melanda dunia saat ini, tak melunturkan semangat kita untuk beribadah dan semangat untuk selalu melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat di bulan suci Ramadaan. Berlomba-lomba mengerjakan kebaikan yang diridhoi Allah SWT.

Selamat menjalankan ibadah puasa," tutup perempuan semester delapan jurusan pendidikan bahasa Inggris di IAIN Manado. (Fis)

Bill Gates Dituding Dalang Wabah Virus Corona, Bill: Jutaan Dollar Saya untuk Vaksin Covid-19

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved