Update Virus Corona Indonesia

Penjelasan Polisi Mengenai Surat Tilang Bagi Pelanggar PSBB yang Beredar di Media Sosial

katanya sangat penting agar masyarakat bisa menjaga diri untuk kesehatannya dan orang banyak serta menerapkan PSBB selama waktu yang ditentukan.

Tribunnews/Jeprima
Petugas Polri menegur pengendara mobil pada kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di gerbang tol Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Pada hari pertama penerapan PSBB di wilayah Bekasi, petugas hanya memberikan teguran serta sosialisasi kepada warga terhadap bahaya virus corona (Covid-19). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Belum lama ini sempat beredar surat yang diduga surat tilang dari polisi kepada pengendara yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Mengenai surat tersebut, apakah benarkah?

Klaim dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Yogo Purnomo, Ia memastikan bahwa foto yang disebut surat tilang itu sesungguhnya hanyalah surat teguran.

“Yang beredar itu bukan surat tilang, tetapi hanya surat teguran saja,” kata Sambodo Purnomo saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (15/4/2020).

Ia juga memastikan, bahwa surat tersebut sebatas hanya surat teguran saja selama PSBB diterapkan di Jakarta.

Surat teguran katanya sangat penting agar masyarakat bisa menjaga diri untuk kesehatannya dan orang banyak serta menerapkan PSBB selama waktu yang ditentukan.

"Jadi sekali lagi bukan surat tilang,” kata Sambodo.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, mengatakan Polda Metro Jaya mulai menerapkan teguran tertulis kepada para pengendara mobil dan motor yang kedapatan melanggar ketentuan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, mulai Senin (13/4/2020).

Dari teguran tertulis itu, pelanggar PSBB terdata dan jika ke depan diketahui melanggar lagi maka dikenakan sanksi atau proses hukum sesuai Pergub DKI Nomor 33 Tahun 2020 terkait PSBB di Jakarta

"Jadi masih kita imbau dan edukasi juga ke warga terkait PSBB ini. Tetapi sekaligus ada yang namanya dengan teguran tertulis, sejak Senin kemarin," kata Yusri.

"Yang melanggar kita suruh tulis data diri dan kita data, lalu suruh pulang saja itu sudah sanksi sebenarnya," katanya.

"Kenapa kita berikan teguran tertulis? Agar ada datanya lengkap, jadi nanti kalau sudah dua kali melanggar, maka sudah masuk data base Polda dan bisa kita lakukan sanksi lebih tegas. Tapi penindakan itu adalah jalan terakhir," katanya (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beredar di Medsos Diduga Surat Tilang Bagi Pelanggar PSBB, Berikut Penjelasan Polisi, https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/04/16/beredar-di-medsos-diduga-surat-tilang-bagi-pelanggar-psbb-berikut-penjelasan-polisi.

Subscribe Youtube Channel Tribun Manado:

 

Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved