News
Dampak Lockdown, Anak Ini Keluar Rumah dan Sekolah Online di Bawah Pohon Akibat Susah Sinyal
Pemandangan alam di tempatnya belajar sungguh menawan, dengan perbukitan dan hamparan kebun anggur serta zaitun.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekolah online yang diadakan selama masa lockdown ini mengharuskannya memiliki sinyal internet, tetapi sinyal tidak menjangkau rumahnya di pedesaan.
Tempat belajar Giulio Giovannini mendadak jadi perbincangan banyak orang.
Pemandangan alam di tempatnya belajar sungguh menawan, dengan perbukitan dan hamparan kebun anggur serta zaitun.
• Sederet Musisi Dunia dan WHO Gelar Konser Virtual Bantu Perangi Corona, Tayang 19 April di JOOX
Di bawah sinar matahari Tuscan yang hangat, Giulio menghadiri kelas online yang diadakan sekolahnya.
Ia pun harus menempuh jarak sekitar 1,5 km dan menggelar meja serta bangku di bawah pohon untuk menghadiri sekolah online.
Itu adalah tempat terdekat dari kediamannya untuk mendapat sinyal internet.
"Di hari-hariku bersekolah, aku membawa meja, bangku, dan tas berisi tablet serta semua buku yang dibutuhkan."
"Kemudian ibuku datang ke sini di dalam mobil," kata anak laki-laki 12 tahun itu dikutip dari Reuters, Rabu (15/4/2020).
Ibunya mengantarnya ke tempat di luar kota kecil Scansano, Tuscan, Italia, setiap hari karena saluran telepon di rumah rusak selama berbulan-bulan dan tidak ada sinyal ponsel di sana.
"Jadi untuk menghadiri kelas, kami harus datang ke sini di mana kami setidaknya bisa mendapat (sinyal) internet," katanya seraya menjelaskan dia memakai ponselnya sebagai Wi-Fi hotspot.
"Kami mempersiapkan semuanya dan kami siap untuk pelajaran kami," kata Giulio siswa tahun pertama di sekolah menengah.
Meski pemandangan tempatnya belajar sangat syahdu, Giulio mengaku ia lebih senang belajar di sekolah karena bisa bertemu teman-temannya.
• 46 Tenaga Medis Terjangkit Covid 19 atau Virus Corona, Ini Penjelasan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
"Aku lebih suka di sekolah karena setidaknya di sana aku bersama teman-teman."
"Di sini aku bisa melihat mereka tetapi hanya lewat layar. Setidaknya di sana (sekolah) aku bisa bertemu mereka langsung," ungkapnya.
Ibunya mengatakan, dia telah menempuh tindakan hukum untuk menuntut perusahaan telepon, karena sudah lama saluran teleponnya tidak diperbaiki.
Hingga akhirnya ia harus membawa anaknya ke tempat dengan pemandangan indah, di mana biasanya dikunjungi orang untuk berlibur tapi mereka mendatanginya untuk menghadiri ruang kelas virtual.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Susah Sinyal, Anak Ini Keluar Rumah dan Sekolah Online di Bawah Pohon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/giulio-giovannini-12-bersama-ibunya-gloria-bepergian-sejauh-15-kilometer.jpg)