Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2020

RML Maju di Pilkada Minsel, Michaela Paruntu dan Franky Wongkar Dinilai Dapat Lawan Seimbang

Micha dan FDW akan mendapat lawan seimbang jika Ramoy Markus Luntungan (RML) diusung oleh partai politik selain Golkar dan PDI Perjuangan

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andrew Pattymahu
RML waktu mendaftar di Perindo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Michaela Elsiana Paruntu menjadi kandidat paling kuat untuk menjadi Bupati Minahasa Selatan (Minsel) periode berikutnya.

Kepopuleran Michaela Paruntu sejauh ini hanya dibayang-bayangi sosok Franky Donny Wongkar yang sudah pasti diusung PDI Perjuangan pada Pilkada Minsel.

Namun ada warga berpendapat kedua bakal calon bupati ini akan mendapat lawan seimbang jika Ramoy Markus Luntungan (RML) diusung oleh partai politik selain Golkar dan PDI Perjuangan.

Sumber tribunmanado.co.id yang pernah menjadi orang dekat RML dalam kurun waktu 2005-2010, Senin (13/4/2020) mengatakan, mantan Bupati Minsel satu periode ini masih punya pengaruh  signifikan.

Tanggapan SMA Negeri 1 Manado Terkait Belajar dari Rumah Melalui Tayangan TVRI

"Pak RML bisa meraih potensi suara di Minsel khususnya di wilayah Amurang Raya," kata dia.

RML kemungkinan besar akan diusung oleh koalisi partai yakni Nasdem, Demokrat dan Perindo. Karena hanya ketiga partai ini yang menerima pendaftaran RML.

Sementara itu pengamat politik Sulut Ferry Liando mengatakan, sepertinya peluang dia untuk bersaing mengecil karena RML sudah lama tidak beraktivitas di Minsel. 

"Popularitas beliau tidak seperti dulu. Butuh metode atau strategi jitu untuk mengangkat namanya kembali ke permukaan," kata dia.

Cegah Covid-19, Ada Kendaraan Dari Manado Gagal Masuk ke Desa Malola Satu

 Namun demikian politik itu kadang tidak bisa ditebak. Jika saja dua parpol besar seperti PDIP dan Golkar benar-benar akan bertarung maka akan muncul poros kekuatan baru. 

"Pemilih yang tidak memiliki calon yang diusung dua parpol ini bisa saja akan memilih calon alternatif. Kondisi serupa pernah terjadi di Minut," ujarnya.

Lanjut dia, ketika PDIP dan Golkar bertarung maka muncul poros baru yang memenangkan  Vonny Panambunan dan Sompie Singal. Jika PDIP dan Golkar berkompetisi plus pasangan dari calon perseorangan maka calon perseorangan ini harus diwaspadai. 

"Asal saja calon perseorangan hanya satu pasang. Kira-kira seperti itu," kata Liando putra asal Kabupaten Minsel ini.

Perbarindo Jamin Likuiditas BPR di Sulut, Masyarakat tak Perlu Cemas, Tabungan dan Deposito Aman

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved