Update Virus Corona Sulut

Warga Jadi Sukarelawan Penggali Kubur, Keluarga Pasien Yakin Hanya Sakit Diabetes dan Gagal Ginjal

Amatan Tribun, jenazah dibawa ke lokasi pemakaman dengan mobil ambulans, dikawal mobil kepolisian.

artur rompis/tribun manado
Amatan Tribun, jenazah dibawa ke lokasi pemakaman dengan mobil ambulans, dikawal mobil kepolisian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Seorang pasien berstatus PDP di Desa Mopuya Utara, Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolmong, menjalani pemakaman menurut protokol Covid 19, Jumat (10/4/2020)
sore di kompleks pekuburan Islam yang masih kosong.

Amatan Tribun, jenazah dibawa ke lokasi pemakaman dengan mobil ambulans, dikawal
mobil kepolisian.

Sebuah mobil mengiring di bekalang mobil ambulans tersebut.

Pasien yang berusia 55 tahun itu punya banyak kerabat serta dikenal suka bergaul.

Tapi hari pemakamannya hanya dihadiri dua orang yakni seorang ibu dan remaja plus beberapa warga
desa yang sukarela menjadi tukang jenazah berpakaian APD lengkap.

Keduanya yang merupakan keluarga dekat korban, hanya bisa meratap kala melihat jenazah korban yang
sudah ditutup kain kafan diturunkan dalam kubur.

Pemakaman berlangsung singkat. Tak lebih 15 menit.

Tak ada doa.

Begitu diturunkan dari mobil, langsung diturunkan di liang lahat dan ditimbun.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved