Update Virus Corona Sulut

Soroti Kinerja Satgas Covid-19 Sulut, Koalisi Pemantau Kebijakan Keluarkan 5 Pernyataan

Koalisi pemantau kebijakan (KPK) Covid-19 menyoroti kinerja Satgas Covid-19 Provinsi Sulut.

Istimewa
Pria DNB yang dijemput tim Covid 19 Kota Bitung dan sempat buat heboh warga serta netizen karena statusnya sebagai mantan PDP Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Koalisi pemantau kebijakan (KPK) Covid 19 yang dihuni YLBHI-Lembaga bantuan hukum (LBH) Manado, LBH Bitung, lembaga konsultasi dan bantuan hukum Sulut dan pengamat media, menyoroti kinerja Satgas Covid-19 Provinsi Sulut.

Menurut ketua KPK Covid-19 Sulut Frank Kahiking SH MH dan Kepala Divisi Humas Roger Wenas, dalam siaran pers ke media Jumat (10/4/2020) membeberkan, sebuah keterangan untuk merespon pernyataan juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut yang memberikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di berbagai pemberitaan media pada 9 April 2020.

Ini dalam kaitannya seorang mantan pasien dalam dengawasan (PDP) pria bernama DNB, warga kota Bitung berdasarkan hasil resmi dari RSUP Prof dr Kandou Malalayang Manado DNB dinyatakan negatif Covid-19 dan diperbolehkan kembali ke rumah.

Bupati dan Wabup Minut Ucapkan Turut Berdukacita Atas Meninggalnya 1 Pasien Positif Covid-19

Dalam pernyataanya Satgas mengaku memiliki hasil pemeriksaan DNB yang menyatakan DNB positif Covid dan memaksa DNB untuk diisolasi di rumah sakit padahal pihak rumah sakit sudah menyatakan DNB tidak memiliki gejala Covid.

Sampai dengan rilis ini dibuat pihak Satgas tidak mampu menunjukan bukti hasil pemeriksaan terhadap DNB yang mengaku dimiliki olehnya.

KPK Covid 19 menyampaikan kronologis yang sebenarnya sebagai berikut:

Minggu, 22 Maret 2020 sekitar pukul 11.30 Wita, DNB dijemput mobil ambulans menuju Rumkital dr Wahyu Slamet Bitung lalu DNB diminta oleh TIM Satgas Covid Sulut untuk dirujuk ke RSUP Prof dr Kandou Malalayang Manado sehingga pada malam hari sekitar pukul 20.00 Wita DNB dirujuk ke sana.

Selasa, 24 Maret 2020, DNB diambil sampel pertama dari hidung, mulut dan darah dan pada Jumat 27 Maret 2020, DNB kembali diambil sampel untuk yang kedua kalinya. Untuk hasil pertama, DNB dinyatakan negatif namun belum bisa pulang karena harus menunggu hasil yang kedua.

Perangi Covid-19, Tatong Bara Ajak Warga Saling Mengedukasi

Jumat, 3 April 2020 sekitar pukul 14.00 Wita, DNB mendapat informasi bahwa hasil pemeriksaannya sudah ada yaitu negatif, namun belum bisa pulang karena harus menunggu konfirmasi dari dr Agung Ahli Infeksi Penyakit Dalam dan sebagai Ketua Covid-19 Sulut.

Pada sekitar pukul 17.00 Wita, dr Agung melaksanakan pemeriksaan terhadap DNB dengan waktu yang cukup lama, dan setelah menjalani pemeriksaan, dr Agung menyatakan DNB dalam keadaan baik dan dia akan membantu proses pemulangan.

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved