Kartu Pra Kerja

Pemerintah Tunda Pembukaan Pendaftaran Kartu Pra Kerja, Ini Alasannya

Menurut informasi yang ada mengenai tanggal peluncuran ini telaha mengalami sedikit perubahan dari rencana awal pada 9 April 2020.

KONTAN
Presiden Jokowi menunjukkan kartu pra kerja saat debat Pilpres 2019, beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini Pemerintah telah memutuskan untuk mengundurkan tanggal pembukaan pendaftaran untuk Program Kartu Prakerja melalui situs prakerja.go.id.

Diketahui dalam laman resmi tersebut, telah dijelaskan bahwa pembukaan pendaftaran program andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dilakukan pada hari Sabtu (11/4/2020).

Menurut informasi yang ada mengenai tanggal peluncuran ini telah mengalami sedikit perubahan dari rencana awal pada 9 April 2020.

Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Kolase Foto Surya/Tribunnews)

Pasalnya pada pagi ini, laman tersebut sempat beberapa kali mengalami error ketika dibuka.

 

“Tanggal peluncuran peluncuran ini berubah sedikit karena perlu memastikan situs dapat memberikan layanan yang handal dan aman serta demi memitigasi adanya kendala-kendala teknis pada saat pendaftaran dimulai," ujar Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky seperti dikutip dari lama resmi prakerja.go.id, Kamis (9/4/2020).

"Kami tidak ingin nantinya ada pendaftar yang kecewa karena kendala teknis. Kami saat ini juga aktif berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait di pemerintahan tentang perubahan jadwal ini,” ujar dia.

Menurut Panji, meski terdapat perubahan tanggal, jadwal ini tetap selaras dengan rencana awal yang telah diumumkan pada saat soft launch Program Kartu Prakerja, yaitu situs akan beroperasi secara menyeluruh pada minggu ke-dua April.

“Sesuai dengan arahan Pak Presiden Joko Widodo, program Kartu Prakerja ini akan menjadi program bantuan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan akibat pandemic COVID-19," ujar dia.

Adapun untuk melakukan registrasi akun di laman resmi tersebut, masyarakat yang berminat perlu menyiapkan informasi seperti data diri, NIK, no HP, hingga alamat email.

Program Kartu Prakerja akan membuka pendaftaran dengan kuota untuk 164 ribu orang per-minggunya, untuk menyasar sekitar 5.6 juta pendaftar selama tahun 2020.

Halaman
12
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved