PM Inggris Kesulitan Bernafas: Donald Trump Tawarkan Obat Covid-19

Pemerinthan Inggris gonjang-ganjing setelah Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mendadak harus menjalani perawatan

AFP
PM Inggris Boris Johnson 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Pemerinthan Inggris gonjang-ganjing setelah Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mendadak harus menjalani perawatan di unit perawatan intensif (ICU), Senin (6/4) petang, akibat terinfeksi Covid-19.Ia harus mendapat pasokan oksigen karena kesulitan bernafas.

Manado Masuk Daerah Transmisi Lokal: Ini Kebijakan Bupati Bolmong

Pria berusia 55 tahun itu telah dinyatakan positif Covid-19 sejak 27 Maret 2020 lalu namun ia hanya menjalani karantina mandiri di rumah dinas Perdana Menteri Inggris, kawasan Downing Street, London. Belakangan, demam yang dideritanya tidak kunjung turun dan terus batu, sehingga dokter memaksanya menjalani perawatan di Rumah Sakit St Thomas, London, Minggu.

Pertarungan Boris Johnson melawan virus corona telah mengguncang pemerintah Inggris tepat ketika negara itu memasuki apa yang disebut para ilmuwan sebagai pekan paling mematikan.  Namun kantor Perdana Menteri Inggris mengatakan Johnson masih dalam kondisi sadar.

"Dia tidak menggunakan ventilator. Perdana menteri telah menerima sejumlah bantuan oksigen dan dia diawasi secara ketat," kata Menteri Kabinet Inggris Michael Gove,  Selasa (7/4). Boris Johnson adalah pemimpin politik global paling terkemuka yang dirawat di rumah sakit akibat virus corona.

Inggris tidak memiliki rencana suksesi formal jika seorang perdana menteri tidak mampu menjalankan tugas.Johnson telah meminta Menteri Luar Negeri Dominic Raab untuk mewakili jika perlu.

Raab mengambil kemudi pemerintahan pada waktu yang sangat penting.Jumlah kematian resmi di Inggris saat ini mencapai 5.373 orang.Minggu lalu Menteri Kesehatan Inggris mengatakan puncak kematian paling mematikan diproyeksikan pada Minggu Paskah, 12 April mendatang.

Pemindahan Boris Johnson ke ICU menambah kesan krisis akibat virus corona dapat memicu kepanikan."Urusan pemerintah akan berlanjut," kata Raab (46).Ada juga seruan bagi para menteri untuk merinci apa jalan keluar dari krisis yang telah menghantam ekonomi terbesar kelima di dunia itu, setelah pemerintah memerintahkan restoran, bar, dan hampir semua toko  tutup dan menyuruh warganya untuk tinggal di rumah.

Cerita Once: Batal Konser, Rajin Live Streaming

Tawarkan bantuan

Johnson terakhir terlihat dalam pesan video yang diunggah di Twitter pada  Jumat (3/4), namun ia tampak lelah. Kantor Perdana Menteri  berulang kali mengatakan Johnson tetap bertanggungjawab dan sedang membaca dokumen, tetapi kepindahannya ke ICU mengungkapkan betapa berat kondisinya.

"Tidak ada keraguan, perkembangan situasi ini menunjukkan Boris Johnson sangat sakit," kata Derek Hill, seorang profesor  medis University College London (UCL).Sedang Presiden AS Donald Trump mengatakan semua orang Amerika berdoa untuk kesembuhan Johnson.

Dikelilingi oleh anggota Satuan Tugas Virus Corona Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump berbicara pada konferensi pers tentang virus corona atau COVID-19, di Rose Garden Gedung Putih di Washington, DC, 13 Maret 2020. Trump menyatakan virus corona sebagai darurat nasional.
Dikelilingi oleh anggota Satuan Tugas Virus Corona Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump berbicara pada konferensi pers tentang virus corona atau COVID-19, di Rose Garden Gedung Putih di Washington, DC, 13 Maret 2020. Trump menyatakan virus corona sebagai darurat nasional. ((JIM WATSON / AFP))
Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved