Ekonomi

Rupiah Berhasil menguat 1,31 Persen ke Level Rp 16.200 Per Dolar AS

Dengan hasil ini, rupiah pun berhasil menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan.

Istimewa
Ilustrasi - Rupiah Menguat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Selasa (7/4/2020) rupiah berhasil berbalik keadaan dan ditutup menguat.

Rupiah di pasar spot berhasil menyentuh level Rp 16.200 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut menunjukkan mata uang garuda berhasil menguat 1,31 persen dibanding saat penutupan Senin (6/3/2020) di Rp 16.413 per dolar AS.

Dengan hasil ini, rupiah pun berhasil menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan.

Mengutip Bloomberg, hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan berada di zona hijau.

Hanya dolar Hong Kong saja yang melemah tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar kedua setelah rupiah.

Won berhasil naik 0,69 persen. 

Menyusul ringgit Malaysia dan yuan China yang sama-sama menguat 0,51 persen.

Sedangkan dolar Singapura juga naik 0,48 persen. 

Sebenarnya, di awal pembukaan perdagangan, rupiah sudah menguat terhadap dolar AS.

Namun, posisi berbalik setelah data pengumuman cadangan devisa Indonesia bulan Maret 2020 yang turun US$ 9,4 miliar. 

Namun, selepas tengah hari, perlahan tapi pasti rupiah kembali menguat dan berhasil mempertahankan laju penguatan bahkan mencetak kenaikan di atas 1 persen.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Perkasa, rupiah berhasil menguat 1,31% ke Rp 16.200 pada penutupan Selasa (7/4).

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved