Trump Siap Mencoba Obat Covid-19
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku siap mencoba sendiri obat penyembuh penyakit akibat Coronavirus disease
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku siap mencoba sendiri obat penyembuh penyakit akibat Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Vaksin itu kini tengah dibuat di negeri tersebut. Ia juga mendorong orang lain, dengan persetujuan dokter, agar melakukan hal yang sama.
• ODSK Berdayakan Jajaran Perangi Corona, Sekprov Sisihkan Gaji
Dalam pernyataan pers, Sabtu (4/4/2020) waktu setempat, Trump juga menegur beberapa negara bagian di AS yang meminta lebih banyak ventilator daripada kebutuhan, kepada pemerintah federal. Trump menyatakan pekan depan akan sangat sulit karena akan ada banyak kematian akibat Covid-19 di AS.
Tetapi, dia juga menegaskan kembali kekhawatirannya pencegahan yang dilakukan melalui jaga jarak sosial lebih buruk daripada masalahnya.
Trump menghadapi kritik karena awalnya meremehkan risiko virus Corona dan sempat bimbang antara memperingatkan orang Amerika tentang tingkat keparahannya dan mengeluh tentang biaya ekonominya.
Komentar optimistis Trump pada Sabtu tentang manfaat obat anti-malaria hydroxy chloroquine untuk mengobati Covid-19, mencerminkan kecenderungannya untuk memberikan respons positif pada suatu masalah, bahkan ketika data masih dikumpulkan.
"Saya akan mencobanya (oba tuntuk Covid-19). Saya harus bertanya pada dokter tentang itu, tetapi saya mungkin mencobanya," kata Trump. Presiden AS itu telah dites dua kali untuk virus Corona, menurut Gedung Putih, dan kedua negatif.
• Kemenag Imbau Rayakan Paskah di Rumah: PGI Keluarkan Imbauan Teknis
Komisi Eropa mengatakan minggu ini kemanjuran dari hydroxy chloroquine untuk mengobati Covid-19 belum terbukti. Trump mengatakan pemerintah federal memiliki 29 juta dosis obat dan menambah cadangan nasionalnya.
Dia mengatakan telah meminta Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mencabut penangguhan pesanan obat AS.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah mengeluarkan otorisasi darurat untuk obat yang akan didistribusikan dari persediaan nasional bagi dokter dalam meresepkan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
"Kami hanya mendengar cerita yang sangat positif dan kami terus mengumpulkan data," kata Trump.
Ia mengatakan, kekhawatiranakan kekurangan pasokan telah mendorong AS untuk meminta lebih banyak ventilator daripada yang mereka butuhkan. Dia mengatakan pemerintah federal memiliki 10.000 persediaan.
"Beberapa negara bagian memiliki lebih banyak ventilator daripada yang mereka butuhkan, mereka bahkan tidak suka mengakuinya," katanya. Trump yang berasal dari Partai Republik itu memuji gubernur dari kalangan republikan yang belum mengeluarkan perintah "tinggal di rumah" untuk negara bagian mereka.
• Lawan Covid-19, Anjing di Inggris Dilatih untuk Mengendus Virus Corona
"Mereka melakukannya dengan sangat baik dan mereka melakukan pekerjaan luar biasa dalam menjalankan negara bagian mereka," katanya.
Bahkan ketika dokter-dokter top menekankan pentingnya dan keefektifan dari langkah-langkah jarak sosial, Trump lagi-lagi tampak kecewa terkait dampaknya terhadap ekonomi.
"Kita tidak akan menghancurkan negara kita. Kita tidak bisa membiarkan ini berlanjut, jadi pada titik tertentu beberapa keputusan sulit harus dibuat,"katanya. (cnn/feb)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/trump-436.jpg)