Breaking News:

15 Panduan Beribadah di Bulan Ramadhan Saat Wabah Virus Corona, Ini Penjelasan Kemenag

Surat edaran panduan untuk beribadah di Bulan Ramadhan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah wabah virus corona, diterbitkan Kementerian Agama

Editor: Rhendi Umar
(ummi-online.com)
Ilustrasi Salat Tahajud 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Surat edaran panduan untuk beribadah di Bulan Ramadhan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah wabah virus corona, diterbitkan Kementerian Agama.

Surat edaran diterbitkan pada Senin (6/4/2020).

"Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat Muslim di Indonesia dari risiko Covid-19," kata Menteri Agama Fachrul Razi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Fachrul mengatakan, selain ibadah Ramadhan dan Idul Fitri, surat edaran juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Terdapat 15 poin yang diatur, mulai dari pelaksanaan sahur, tarawih, tadarus, buka puasa, hingga peringatan Nuzulul Qur'an.

Semua kegiatan ini disarankan untuk diselenggarakan di rumah.

Ada pula panduan mengenai pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga silaturahim keliling atau halal bi halal.

"Semua panduan di atas dapat diabaikan bila pada saatnya telah diterbitkannya pernyataan resmi pemerintah pusat untuk seluruh wilayah negeri, atau pemerintah daerah untuk daerahnya masing-masing, yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19," kata Fachrul.

Berikut ini panduan yang tertuang dalam surat edaran Kemenag Nomor 6 tahun 2020:

1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved