Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Setelah Dipulangkan dari Rutan Manado, Marvel Ingin Rayakan Ultah Bersama Buah Hati

Marvel Kalalo nampak tersenyum menerima map merah dari petugas Rutan Manado, Sabtu (4/4/2020) di Malendeng, Kota Manado

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rhendi Umar
istimewa
Setelah Dipulangkan dari Rutan Manado, Marvel Ingin Rayakan Ultah Bersama Buah Hati 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Marvel Kalalo (25) nampak tersenyum menerima map merah dari petugas Rutan Manado, Sabtu (4/4/2020) di Malendeng, Kota Manado.

Ia tertawa lepas sambil membuka isi dalam map tersebut.

Ia lalu menunjukan mapnya ke beberapa teman tepat disampingnya.

Marvel adalah satu dari sekian banyak warga binaan (Napi), yang dipulangkan oleh Rutan Kelas II A Manado.

Pria asal Minahasa tersebut sudah 2 tahun berada di Rutan Manado.

Selama 2 tahun tersebut, Marvel selalu menantikan hari dimana dirinya akan keluar dari tahanan.

"Puji Tuhan, hari ini datang lebih cepat," ujarnya.

Ia mengaku tobat berada di dalam penjara.

Bukan hanya rindu keluarga, namun penjara juga menjadi tempat dimana dirinya belajar.

Setelah pulang dari penjara, Marvel mengaku akan melaksanakan ulang tahun bersama buah hatinya.

Pasalnya sudah dua kali dirinya melewatkan ultah bersama putrinya.

"Minggu depan mau buat ulang tahun anak saya, paling mau beli kue dan pasang lilin seadanya," ungkap dirinya.

Hal lain diungkapkan Adrian Viron Koraag.

Napi yang terlibat kasus pencurian ini mengaku ingin berkebun.

"Mau pulang kampung dan berkebun. Sudah tak mau balik kesini lagi," ucap dia.

Pria 37 tahun ini mengaku selama setahun di penjara sering susah tidur.

"Sering tidur di lantai, dan kadang tidak kebagian tempat tidur," bebernya.

Dirinya tak menyangka jika 2 handpone yang dicurinya bisa membawanua ke penjara.

"Pokoknya ini yang terakhir, saya tobat," aku dia.

Kepala Rutan Kelas II A Manado, Yusep Antonius mengatakan jika pemulangan warga binaan ini sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

"Jadi mereka yang dipulangkan sebenarnya sudah dekat keluar dan minimal sudah menjalani setengah masa tahanannya," aku dia.

Ia berharap para warga binaan yang dipulangkan bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, dan tidak melakukan tindak kriminal lagi.

"Semoga tidak ketemu disini lagi," tegasnya.

*Napi Tipikor dan Narkoba tak Dipulangkan

Meski sudah memulangkan 62 warga binaan atau narapidana.

Namun Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Manado, memastikan tak akan memulangkan tahanan Tipikor dan Narkoba.

Hal itu dikatakan oleh Karutan Kelas II A Manado, Yusep Antonius, melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Wahyono.

Menurut Wahyono, sesuai aturannya jika warga binaan kasus Narkoba dan Tipikor tidak akan dikeluarkan.

"Yang dipulangkan ini diluar PP 99 Tahun 2012. Jadi diluar Tipikor dan Narkoba," ujarnya.

Ia menambahkan dari 62 warga binaan yang dikeluarkan 59 diantaranya laki-laki, dan 3 lainnya wanita.

"Mereka yang pulang hari ini adalah yang sudah setengah menjalani masa hukuman," tegas dia.

Ssbelumnya, Rutan Kelas II A Manado memulangkan sedikitnya 62 orang warga binaan.

Pemulangan ini sebagai program pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan virus Corona (Covid-19).

Pihak Rutan Manado tak ingin warga binaan yang mereka jaga terpapar Covid-19.

Meski begitu, pihak Rutan Manado memastikan akan terus mengawasi para warga binaan yang ada di rumahnya.

Pembebasan ini merupakan kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, guna melawan Covid-19. (TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved