Breaking News:

Di Masa Wabah Virus Corona, Lima Lagu Rohani Abad Lampau Ini Jadi Viral, Salah Satunya Dari Abad 17

Di kalangan umat Kristen Protestan, pada momen "kyrie eleison" ini, sejumlah lagu rohani jadul kembali hits.

istimewa
Ilustrasi Berdoa - Lagu-lagu rohani lawas memberikan kekuatan iman, sukacita dalam pergumulan. 

Henry mengambil bahan dari Lukas 24:29, yang menceritakan perjumpaan Yesus dengan dua murid-Nya dalam perjalanan ke Emaus.

Saat sampai tujuan, dua murid ini meminta pada Yesus: “Tinggallah bersama-sama dengan kami [Abide with us], sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam.”

Ayat ini begitu membekas dalam batinnya, sehingga mendorongnya untuk menulis sebuah syair

 3 Yesus Kawan Yang Sejati atau What A Friend We Have In Jesus.

Irama musik ini sudah tak asing bagi publik indonesia. Warga awam mengenalnya sebagai lagu ibu pertiwi.

Lagu ini sering dinyanyikan keluarga kristen yang beribadah di rumah karena menjalani physical distansing. 

Awalnya ditulis oleh pengkotbah Joseph M. Scriven sebagai sebuah puisi pada 1855 untuk menghibur ibunya yang tinggal di Irlandia saat ia berada di Kanada. 

Scriven awalnya menerbitkan puisi tersebut secara anonim, dan baru menyatakan diri sebagai penciptanya pada 1880an.

Nada dari kidung tersebut dikomposisikan oleh Charles Crozat Converse pada 1868. 

William Bolcom mengkomposisikan setting dari kidung tersebut. Musik dari lagu tersebut juga dipakai dalam lagu "Ibu Pertiwi".

4 Tuhan Allah Beserta Engkau (God Be With You)

Lagu ini diciptakan oleh Jeremiah Earnes Rankin pada 1880.

Lagu ini viral setelah sebuah video menunjukkan perawat dan dokter rumah sakit menyanyikannya saat ambulans yang memuat jenazah rekan mereka lewat. Rekan mereka tewas gara gara virus corona.

Mereka ingin mengucapkan salam terakhir, tapi tak bisa mendekat ke jenazah.

Jadilah mereka mengucapkan janji ketemuan di surga nanti lewat lagu ini.

5 Tuhan Berapa Lama.

Lagu ini diciptakan pada abad 19. Penciptanya Bonar Gultom. Seorang Batak.

Makanya ada irama indung indung dalam lagu ini.

Ini adalah lagu favorit dalam setiap ibadah kematian. Di musim corona, kembali lagu ini bergema. Liriknya memang jadi suara hati semua manusia.

"Tuhan Berapa Lama Kami Dilupakan. Berapa Lama Engkau Sembunyi Dariku". (Art)

226 Jemaat GBI Positif Corona, Ridwan Kamil Sebut Pendeta dan Istri Meninggal Dunia

Sejumlah Proyek DAK di Bolmong Batal, Anggaran Bisa Dialihkan Untuk Penanganan Covid-19

Dunia Darurat Virus Corona, Ternyata Ada 18 Negara yang Masih Terbebas dari Covid-19

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved