Pilkada Serentak

Tahapan Pilkada Ditunda, Bawaslu Bolsel Rumahkan 21 Panwascam

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mengumumkan penundaan tahapan Pilkada 2020.

istimewa
21 Panwascam Bolsel yang telah dilantik dan diambil sumpah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) terpaksa merumahkan 21 anggota Panwascam.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mengumumkan penundaan tahapan Pilkada 2020.

Kepada Tribun Manado, Komisioner Bawaslu Kifly Malonda membenarkan hal ini.

Ketika ditemui, Jumat (3/4/2020) Kifly mengatakan jika 21 anggota Panwascam tersebut hanya diberhentikan sementara.

"Sejak Maret kemarin mereka sudah kami beritahu agar diberhentikan sementara waktu. Karena ada penundaan tahapan dan wabah Covid-19," ujarnya.

Kifly mengaku jika pemberhentian sementara ini berlaku hingga adanya petunjuk dari Bawaslu RI.

"Kalau sudah ada arahan dari Bawaslu RI, maka mereka akan langsung dipekerjakan lagi," tegasnya.

Senada diungkapkan oleh Sekertaris Bawaslu Bolsel Artur W Waroka.

Menurutnya pemberhentian para anggota Panwascam bukan tanpa sebab.

"Karena semua tahapan ditunda, jadi ada kebijakan dari Bawaslu RI untuk merumahkan Panwascam sementara waktu," bebernya.

Artur menuturkan jika proses pemberhentian sementara ini berlaku bagi semua Bawaslu di Indonesia.

"Jadi bukan hanya Bawaslu Bolsel. Tapi semuanya," tegas dirinya.

Dirinya juga menegaskan jika semua hak dari Panwascam hingga Maret 2020 sudah diberikan.

"Hak mereka sudah kita penuhi, dan kami juga minta pengertiannya karena situasi saat ini sedang tidak kondusif," tegas dirinya. (Nie)

 Lebih Dari 1 Juta Manusia Telah Terinfeksi Covid-19, Lonjakan Kasus Terjadi Pekan Ini

Penulis: Nielton Durado
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved