Breaking News:

BUMN

Menteri Erick Thohir Ungkap Sederet BUMN yang Anjlok karena Covid-19, Puluhan Perusahaan Dipangkas

Pertama, kata Erick, yang pasti mengalami masalah karena wabah corona, yakni bank-bank BUMN.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020). 

Selanjutnya, perusahaan yang bergerak di industri parawisata juga kena imbasnya.

Perusahaan-perusahaan misalnya Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Pelindo, Pelni hingga ASDP ikut terdampak.

“Sudah terlihat bahwa kemungkinan tahun ini semua minus. Ini yang tentu sangat memberatkan.

"Utang-utang BUMN yang jatuh tempo, Garuda terberat yaitu ada 500 juta (dollar AS) yang akan jatuh tempo.

"Kita ketahui industri penerbangan dimana sedang collapse, sedang rubuh,” ucap dia.

Pertamina Integrated Terminal Bitung melayani penyaluran BBM untuk Sulut, Sulteng dan Malut.
Pertamina Integrated Terminal Bitung melayani penyaluran BBM untuk Sulut, Sulteng dan Malut. (fernando lumowa/tribun manado)

Kemudian, perusahaan BUMN pangan seperti Perum Bulog juga terkena. Menurut Erick,

Perum Bulog mengalami masalah utang jangka pendek.

Terakhir, kata Erick, BUMN karya juga terpukul.

Namun, dia sudah bicara mengenai hal tersebut ke Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Semua proyek jangka panjang tapi dibiayai oleh Himbara dengan jangka pendek.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved