Update Virus Corona Sulut

Maret 2020, Manado Deflasi 0,90 Persen, Efek Covid-19 dan Turunnya Harga Tiket Pesawat

Deflasi dipicu adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,81 pada Februari 2020 menjadi 104,86 pada Maret 2020.

istimewa
Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kota Manado (Sulut) mengalami deflasi sebesar 0,90 persen di Bulan Maret 2020.

Deflasi dipicu adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,81 pada Februari 2020 menjadi 104,86 pada Maret 2020.

Dari sebelas kelompok pengeluaran di kota Manado, penurunan indeks terjadi pada kelompok pengeluaran transportasi 5,81 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,23 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06 persen.

Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono mengatakan, Kota Manado pada Maret 2020 berdasarkan perhitungan inflasi tahun kalender mengalami inflasi sebesar -1,03 persen dan inflasi “year on year” sebesar 2,93 persen.

Penyumbang Deflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Maret 2020 yaitu angkutan udara sebesar 0,7512 persen.

"Hal tak lepas dari imbas pandemi Covid-19, harga tiket turun drastis, di mana orang tak mau bepergian," kata Ateng sebagaimana dijelaskan dalam Berita Resmi Statistik (BRS), Kamis (02/04/2020).

Sumbangan inflasi untuk bulan Maret 2020 sebesar -0,8959 persen, dengan sumbangan inflasi dari kelompok pengeluaran transportasi sebesar -0,7345 persen, kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,3623 persen, kelompok pengeluaran perumahan,
air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar -0,0123 persen.

Kelompok pengeluaran penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,0030 persen, kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki sebesar 0,0079 persen, kelompok pengeluaran kesehatan sebesar 0,0083 persen.

kelompok pengeluaran perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,0458 persen dan kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,1482 persen.

Kelompok pengeluaran informasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pengeluaran rekreasi, olahraga dan budaya dan kelompok pengeluaran pendidikan tidak mengalami perubahan atau sumbangan inflasi 0.

Adapun komoditas yang memberikan sumbangan/andil terbesar terhadap Deflasi Manado adalah angkutan udara sebesar 0,7512 persen; bawang merah 0,1474 persen; ikan cakalang/ikan sisik 0,0872 persen, ikan Deho 0,0783 persen dan ikan malalugis/ikan
sohiri 0,0628 persen.

Lalu, cabai rawit 0,0619 persen, daun bawang 0,0303 persen, pisang 0,0209 persen, telur ayam ras 0,0209 persen, dan semangka 0,0208 persen.(ndo)

 UPDATE Virus Corona Dunia 1 April 2020: Tembus 854.608 Kasus, 42.043 Meniggal & 176.908 Sembuh

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved