Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona Indonesia

Kendala Yang Dialami Saat Siswa Belajar di Rumah, Berdasarkan Pengalaman Orangtua

Belajar di rumah masih diperpanjang oleh pemerintah. Inilah kendala kendala belajar di rumah. Seauai pengalaman orangtua.

Tayang:
surya.co.id/firman rachmanudin
ILUSTRASI - Kanit Bintibmas Satbinmas Polrestabes Surabaya, Iptu Farida Aryani, saat menemani dua buah hatinya belajar di rumah di tengah wabah Covid 19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID.JAKARTA - Secara Nasional, sistem belajar dari rumah merupakan hal yang baru

baik bagi pemerintah, guru, siswa atau mahasiswa,

walaupun sudah ada beberapa sekolah yang menerapkan sistem ini sebelumnya.

Bagi orang tua/wali murid kebijakan sistem belajar di rumah secara nasional juga merupakan hal yang baru.

Tidak jarang mereka menemukan sejumlah kendala untuk membantu anak-anak mereka melaksanakan sistem ini.

“Kalo saya ya memang biasa ngajar. Tapi untuk orang tua yang nggak biasa ngajar mungkin kerepotan,” ujar Rahayu (47)

yang merupakan seorang Guru dan orang tua dari murid yang melakukan sistem belajar di rumah.

“Karena biasanya (kegiatan mengajar) diserahkan ke guru, sekarang (orang tua)

harus jadi guru di rumah ya pasti banyak kendalanya,” lanjut Rahayu di kediamannya di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Rabu (1/4/2020).

Guru di SDN Pademangan Jakarta itu berujar,

berdasarkan pengalamannya sejumlah kendala dari orang tua murid yang anaknya melakukan sistem belajar di rumah di tengah wabah ini adalah

pendidikan orang tua yang memang kurang.

Hal tersebut yang membuat para orang tua kesulitan memahami alat penunjang maupun materi,

ketika anak membutuhkan bantuan.

“Kedua, kendalanya adalah kesiapan media atau alat penunjang seperti handphone,

sebagian ada yang tidak mendukung,” ujarnya.

“Ada keluarga yang kadang satu handphone dipakai untuk satu rumah.

Jadi harus bergantian.

Jadi untuk mengirim hasil dari kegiatan itu bisa sampai 24 jam.

Tidak seperti di sekolah, ada batas waktu missal sekolahnya sampai jam 12, ya jam 12 sudah harus dikumpulkan,” lanjutnya.

Kuota juga menjadi salah satu kendala.

Rahayu berujar sebagian dari muridnya juga ada yang terkadang terlambat mengirimkan tugas mereka.

Orang tua murid/wali murid dan disampaikan murid mereka dikarenakan keterbatasan kuota atau paket data.

"Kuota termasuk jadi kendala, karena banyak orang tua yang sudah teriak kuota habis, jadi tugas agak lambat (dikirim) karena kehabisan kuota," ujarnya.

Orang tua dari siswa yang bernama Raffa Alghifary itu juga berujar

anaknya yang masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK) juga turut melakukan sistem belajar dirumah,

yang mana setiap harinya harus mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan gurunya.

“Kalau Raffa setiap hari diberikan tugas dan setiap hari harus mengumpulkan tugasnya dan dikirim ke gurunya lewat whatsaap,” ujarnya.

Walaupun terdapat banyak kendala, banyak murid juga merasa antusias dengan sistem belajar di rumah.

Dengan sejumlah kendala maupun keterbatasan,

mereka juga berusaha untuk menyelesaikan tugas dan mengirimnya lewat sejumlah media,

mulai dari whatsaap, Instagram, hingga Google Form.

“Ini memang pengalaman baru juga bagi murid, excited juga mereka.

Dengan keterbatasan yang ada, mereka berusaha untuk menyelesaikan tugas-tugas itu,” lanjutnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan kebijakan bagi anak sekolah

untuk melakukan sistem belajar di rumah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Untuk mendukung kebijakan Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim juga

mengeluarkan instruksi lewat surat edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 terkait sistem belajar di tengah penyebaran wabah Covid-19.

Aturan tersebut berisi tentang bagaimana memprioritaskan kesehatan para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Sistem belajar dengan konsep jarak jauh di SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi secara online saat ini tengah digembor-gemborkan Kemendikbud sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Orang Tua Murid: Sistem Belajar Di Rumah Banyak Kendala, Tapi Murid Tetap Excited

https://m.tribunnews.com/corona/2020/04/01/cerita-orang-tua-murid-sistem-belajar-di-rumah-banyak-kendala-tapi-murid-tetap-excited?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved