Sulut Maju

Gubernur Olly Siapkan Disinfektan Berstandar, Bukan Asal Campur dan bisa Bunuh Virus Corona

ryo noor/tribun manado
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey siap untuk penyaluran bilik disinfektan di sejumlah pasar guna mencegah Virus Corona, Rabu 1 April 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemprov Sulut belum memberlakukan lock down.

Gantinya kebijakan untuk mencegah penyebaran Virus Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

Pasar-pasar tradisional di Sulut akan mendapat prioritas, bahkan Pemprov menyiapkan bilik disinfektan. 

Warga yang ingin masuk pasar lebih dulu masuk ke dalam bilik tersebut untuk disemprot seluruh badan dengan cairan disinfektan. 

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan, cairan disinfektan yang disiapkan bukan sembarang cairan,  terstandar bisa membunuh Virus Corona

"Bahannya terukur dari pemerintah bukan asal campur," kata Gubernur kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Gubernur mengatakan, Wali Kota Surabaya Risma juga menggunakan bilik disinfektan ini,  terbukti berhasil mencegah penyebaran Covid 19

Jadi Pemerintah selain menyemprot cairan disinfetan ke fasilitas umum, disiapkan bilik disinfektan  di pasar. 

Gubernur juga mengimbau mal dan pasar swalayan juga menyiapkan bilik disinfektan Bilik disinfektan pun mulai disalurkan ke tiga pasar tradisional di Kota Manado yaitu Pasar Karombasan, Pasar Bersehati dan Pasar Tuminting Manado sejak Selasa (31/03/2020)

Gubernur Olly Dondokambey diwakili Asisten I Pemprov Sulut Drs Edison Humiang MSi memimpin pendistribusian.

Setiap pasar dipasang dua bilik sehingga total enam unit bilik telah dipasang di tiga pasar tersebut. 

Asisten I turut didampingi Karo Umum Clay June Dondokambey, perwakilan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular, Ronald Wenas, Kabid Trantib Satpol PP Valentino Sinaga dan unsur Dinas Kesehatan.

Perwakilan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Ronald Wenas menjelaskan cairan disinfektan yang digunakan dalam bilik sterilisasi aman digunakan.

“Cairan disinfektan yang digunakan adalah dalam batasan aman karena menggunakan H202 (Hidrogen Peroksida) pada konsentrasi rendah seperti yang digunakan pada campuran obat dan kosmetik dan sasaran disinfektasi adalah pada pakaian yang di gunakan," kata Wenas.

Saat proses disinfektasi harus menutup mata dan mulut serta menahan napas selama kurang lebih 3 – 5 detik. 

Protokol Penggunaan Bilik Desinfektasi sudan dipajang di dekat bilik. (ryo) 

 UPDATE Virus Corona Dunia 1 April 2020: Tembus 854.608 Kasus, 42.043 Meniggal & 176.908 Sembuh