Update Virus Corona Dunia

Demi Lolos dari Pemeriksaan saat Lockdown, Pria Ini Pura-pura Meninggal, Sopir Ambulans Ikut Bantu

Seorang warga desa di Kashmir, India, ini berpura-pura meninggal untuk menghindari lockdown virus corona.

STR/EPA-EFE via Kompas.com
Tampak banyak pekerja migran memadati terminal bus di perbatasan Uttar Pradesh dekat New Delhi, India, pada 28 Maret 2020. Pemerintah Uttar Pradesh telah menyediakan 1.000 bus untuk pekerja migran yang hendak pulang ke desanya, tapi jumlahnya tidak mencukupi. Ratusan di antara pekerja itu lalu memutuskan pulang jalan kaki karena tidak ada transportasi yang tersedia. Situasi ini terjadi di hari keempat India menerapkan lockdown, yang berlangsung selama 21 hari sesuai instruksi Perdana Menteri Narendra Modi. 

Lockdown yang menerpa 1,3 miliar penduduknya terjadi di tengah jam malam yang diterapkan di Kashmir, sejak Delhi

mencabut status semi-otonomi pada 5 Agustus 2019.

Sejumlah aspek pengetatan tersebut dilaporkan mulai lunak beberapa bulan berselang, di mana warga Kashmir

boleh bepergian di luar rumah.

Dampak dari penerapan karantina massal ini, sejumlah warga Kashmir yang berada di kota-kota seantero

India terjebak dan tidak bisa pulang.

Akses internet, yang awalnya sempat dicabut di awal pengumuman lockdown, mulai dipulihkan meski

masih terbatas pada jaringan 2G.

Karena pemulihan terbatas tersebut, banyak pengguna ponsel mengaku tidak bisa mengakses internet

dari gawai mereka di tengah wabah.

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved