Satu WNA Tewas usai Penyerbuan Freeport

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan ke PT Freeport Indonesia di Papua bersamaan

via gatra.com
Panglima KKB Papua atau OPM Gliath Tabuni. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan ke PT Freeport Indonesia di Papua bersamaan pandemi virus corona atau Covid-19 di Tanah Air. Penyerangan mengakibatkan tiga karyawan Freeport tertembak, seorang di antaranya Warga Negara Asing tewas.

Tingkat Kesembuhan Capai 20 Persen: Beberapa Negara Ini Mampu Atasi Corona

Penembakan terjadi di pusat administrasi PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana Kabupaten Mimika, Papua, pada Senin kemarin, pukul 13.50 WIT.

"Terjadi penembakan yang dilakukan oleh KKSB terhadap tiga orang karyawan PT Freeport Indonesia yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal saat dihubungi, Selasa (30/3).

Korban tewas adalah Graeme Thomas Weal (57), karyawan Freeport asal Selandia Baru akibat luka tembak di dada. Dua korban tembak lainnya adalah Jibril MA Bahar (49) yang mengalami luka tembak di perut dan paha serta Ucok Simanungkalit (52) luka tembak di siku dan punggung. Kedua korban yang mengalami luka tembak serius dirawat di Rumah Sakit AEA Tembagapura setelah mendapat penanganan di klinik setempat.

Empat karyawan Freeport lainnya mengami luka ringan dan trauma akibat serangan itu. “Yang lainnya karyawan di TKP trauma," jelas Kamal. Ia menjelaskan, personil gabungan Polri dan TNI mendatangi lokasi tidak lama setelah menerima laporan kejadian. Tim gabungan pun langsung melakukan pengejaran ke dalam hutan. Para pelaku melarikan diri ke hutan sebelah timur laut Kota Kuala Kencana.

Satgas Amole juga dikerahkan untuk mengejar para pelaku. Mereka menyertakan  panser Anoa dari Detasemen Kaveleri Serigala Ceta dan kendaraan taktis barracuda dari Detasemen B Brimob Polda Papua.

Sulawesi Lockdown Terbatas Lawan Corona: Para Gubernur Batasi Angkutan Darat

Kepolisian mengidentifikasi pelaku penembakan ke Freeport kali ini dilakukan oleh kelompok Kali Kopi pimpinan Joni Botak. Keterangan para saksi, pelaku penembakan berjumlah delapan orang dan membawa senjata laras panjang.

“Sejak pukul 14.15 WIT, personil gabungan terus melakukan pengejaran ke dalam hutan yang berada di Kuala Kencana mengejar KKSB pimpinan Joni Botak," ujar Kamal.

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan lokasi penembakan berada di kawasan adminstrasi perkantoran serta pemukiman karyawan dan kontraktor di dataran rendah Kuala Kencana. Lokasi penyerangan kelompok bersenjata itu jauh dari lokasi tambang Freeport.

Pihaknya langsung mengevakuasi para kontraktor dan karawan PT Freeport setelah kejadian itu ke tempat yang lebih aman. "Dan kita juga menyisir daerah itu. Tentunya dengan bantuan aparat untuk menyisir daerah itu," kata Riza.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved