Sejarah

31 Maret Dalam Sejarah, Kota Madinah Dikepung, Dipertahankan dengan Taktik Perang Khandaq

Untuk menghalau pasukan Quraisy, Nabi Muhammad selaku pemimpin Kota Madinah memerintahkan perlawanan dengan taktik Perang Khandaq.

YouTube
Ilustrasi perang Khandaq di Madinah - Nabi Muhammad selaku pemimpin Kota Madinah memerintahkan perlawanan dengan taktik Perang Khandaq untuk menghalau pengepungan pasukan Quraisy dari Mekkah dan sekutunya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - 31 Maret 627 Masehi atau bulan Syawal tahun ke-5 Hijriyah, pasukan Quraisy dari Mekkah mengepung Kota Mandinah.

Pasukan itu sangat banyak, melebihan pasukan yang melindungi Kota Madinah. 

Untuk menghalau pasukan Quraisy, Nabi Muhammad selaku pemimpin Kota Madinah memerintahkan perlawanan dengan taktik Perang Khandaq

Khandaq dalam bahasa Arab berarti parit. Dalam sejarah Islam, yang dimaksud Khandaq adalah peristiwa penggalian parit pertahanan.

Pada waktu itu sahabat Nabi, Salman Al Farisi yang berasal dari Persia memberikan saran supaya Rasulullah SAW membuat tempat perlindungan berupa parit.

Sejatinya strategi ini berasal dari Persia, yang dilakukan apabila mereka terkepung atau takut dengan keberadaan pasukan berkuda.

Usul tersebut diterima Rasulullah SAW sendiri.

Maka digalilah parit pertahanan tersebut di bawah pimpinan Rasulullah SAW selama sembilan/sepuluh hari.

Pasukan gabungan datang dengan kekuatan 10.000 pasukan yang siap berperang.

Pasukan gabungan membuat kemah di bagian utara Madinah, karena di tempat itu adalah tempat yang paling tepat untuk melakukan perang.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved