Sejarah dan Arti Nama Virus Corona yang Menginfeksi Manusia Pada Tahun 1960
Melansir laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona bersifat zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wabah Virus corona terus menjalar ke berbagai negara di Dunia.
Virus corona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan beberapa penyakit.
Di antaranya adalah flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome ( MERS-CoV), Severe Acute Respiratory Syndrome ( SARS-CoV), hingga yang terbaru, Covid-19.
Melansir laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona bersifat zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia.
Pada hewan, virus corona dapat menyebabkan diare, seperti pada sapi dan babi, serta penyakit pernapasan atas pada ayam.
Sementara, pada manusia, virus dapat menyebabkan infeksi pernapasan ringan hingga penyakit yang lebih parah.
Virus corona pertama yang menginfeksi manusia diidentifikasi pada pertengahan tahun 1960-an.
Nama virus corona sendiri berasal dari bentuk paku atau duri seperti mahkota di permukaannya.
Mengutip laman resmi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), berikut jenis-jenis virus corona yang diketahui dapat menginfeksi manusia:
- 229E (alpha coronavirus)
- NL63 (alpha coronavirus)
- OC43 (beta coronavirus)
- HKU1 (beta coronavirus)
- MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan MERS)
- SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan SARS)
- SARS-CoV-2 (novel coronavirus yang menyebabkan Covid-19)
Dari tujuh virus corona tersebut, tiga virus corona menjadi perhatian dunia, yaitu sebagai berikut:
1. Novel Coronavirus (Covid-19)
Novel coronavirus atau virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini pertama kali diketahui muncul di pasar makanan laut di kota Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 lalu.
Kemungkinan, penyakit ini ditularkan melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi. Namun, hingga kini, sumber pastinya belum diketahui.
Sementara, penularan dari manusia ke manusia lain terjadi melalui kontak dekat.
2. Middle East Repiratory Syndrome (MERS)
MERS pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 di Arab Saudi dan menyebar ke lebih dari 25 negara.
Penyakit ini bersumber dari unta dan kemudian menginfeksi manusia. Sekitar 3 hingga 4 dari 10 pasien yang menderita MERS dilaporkan meninggal dunia.
3. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)
SARS bersumber dari mamalia kecil dan kemudian menginfeksi manusia. Penyakit ini pertama kali dilaporkan di utara China pada tahun 2002 silam.
Wabah ini pun menyebar ke lebih dari dua puluh negara di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.
Adapun tingkat kematian akibat virus ini adalah sekitar 10 persen dari seluruh jumlah kasus.
Wabah ini pun kemudian menghilang. Tidak ada kasus SARS pada manusia yang dilaporkan di seluruh dunia sejak 2004.
Selain jenis-jenis tersebut, beberapa jenis virus corona lain yang telah diidentifikasi juga telah menyebar di hewan tetapi belum menginfeksi manusia.
Gejala umum dari infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batu, napas pendek, dan kesulitan bernapas.
Pada kasus yang lebih serius, infeksi dapat menyebabkan penumonia, SARS, gagal ginjal, hingga kematian.
Rekomendasi standar untuk menghindari infeksi virus corona adalah mencuci tangan secara teratur, menutup mulut dan hitung saat batuk atau bersin, memasak daging dan telur hingga matang.
Selain itu, hindari melakukan kontak dekat dengan orang-orang yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan menggigil.
TERKINI Virus Corona Dunia, Minggu (29/3/2020) Amerika 123.781 Kasus Positif, Israel 3.865
Virus corona semakin meluas, di dunia per Minggu (29/3/2020) pukul 18.00 WIB.
Tercatat 199 negara dan wilayah terpapar Covid-19.
Selain itu, Covid-19 juga mewabah di dua alat angkut Internasional yakni kapal pesiar Diamond Princess dan MS Zaandam.
Mengutip data dari worldometers.info, Minggu pukul 18.00 WIB, Amerika Serikat menjadi negara terbanyak kasus positif Covid-19.
Total 123.781 kasus positif Covid-19 dengan jumlah kasus aktif sebanyak 118,314 dan kematian 2.229 orang.
Sementara itu, di negara pertama kali Covid-19 ditemukan, China tercatat kasus aktif sebanyak 2.691 dengan 742 kasus kritis.
Total keseluruhan kasus covid-19 di China yakni 81.439 dengan angka kesembuhan 75.448.
Penambahan kasus terbanyak untuk hari ini ada di Spanyol.
Kasus terbaru tercatat sebanyak 5.562, sehingga total kasus positif Covid-19 menjadi 78.797.
Sementara itu jumlah kematian sebanyak 6.528 dan kesembuhan sebanyak 14.709.
Berikut ini update data kasus corona di 30 negara dengan jumlah pasien terbanyak yang Tribunnews kutip dari worldometers.info:
1. Amerika Serikat
Jumlah Positif Covid-19: 123.781
Meninggal: 2.229
Sembuh: 3.238
2. Italia
Jumlah Positif Covid-19: 123.781
Meninggal: 2.229
Sembuh: 3.238
3. China
Jumlah Positif Covid-19: 81.439
Meninggal: 3.300
Sembuh: 75.448
4. Spanyol
Jumlah Positif Covid-19: 78.797
Meninggal: 6.528
Sembuh: 14.709
5. Jerman
Jumlah Positif Covid-19: 58.247
Meninggal: 455
Sembuh: 8.481
6. Iran
Jumlah Positif Covid-19: 38.309
Meninggal: 2.640
Sembuh: 12.391
7. Prancis
Jumlah Positif Covid-19: 37.575
Meninggal: 2.314
Sembuh: 5.700
8. Inggris Raya
Jumlah Positif Covid-19: 17.089
Meninggal: 1.019
Sembuh: 135
9. Swiss
Jumlah Positif Covid-19: 14.352
Meninggal: 282
Sembuh: 1.595
10. Belgia
Jumlah Positif Covid-19: 10.836
Meninggal: 431
Sembuh: 1.359
11. Belanda
Jumlah Positif Covid-19: 9.762
Meninggal: 639
Sembuh: 3
12. Korea Selatan
Jumlah Positif Covid-19: 9.583
Meninggal: 152
Sembuh: 5.033
13. Austria
Jumlah Positif Covid-19: 8.411
Meninggal: 86
Sembuh: 479
14. Turki
Jumlah Positif Covid-19: 7.402
Meninggal: 108
Sembuh: 70
15. Kanada
Jumlah Positif Covid-19: 5.655
Meninggal: 60
Sembuh: 508
16. Portugal
Jumlah Positif Covid-19: 5.170
Meninggal: 100
Sembuh: 43
17. Norwegia
Jumlah Positif Covid-19: 4.054
Meninggal: 23
Sembuh: 7
18. Australia
Jumlah Positif Covid-19: 3.969
Meninggal: 16
Sembuh: 226
19. Brazil
Jumlah Positif Covid-19: 3.904
Meninggal: 114
Sembuh: 6
20. Israel
Jumlah Positif Covid-19: 3.865
Meninggal: 13
Sembuh: 89
21. Swedia
Jumlah Positif Covid-19: 3.447
Meninggal: 105
Sembuh: 16
22. Republik Ceko
Jumlah Positif Covid-19: 2.689
Meninggal: 13
Sembuh: 11
23. Malaysia
Jumlah Positif Covid-19: 2.470
Meninggal: 34
Sembuh: 338
24. Irlandia
Jumlah Positif Covid-19: 2.415
Meninggal: 36
Sembuh: 5
25. Denmark
Jumlah Positif Covid-19: 2.201
Meninggal: 65
Sembuh: 1
26. Chili
Jumlah Positif Covid-19: 1.909
Meninggal: 6
Sembuh: 61
27. Luxembourg
Jumlah Positif Covid-19: 1.831
Meninggal: 18
Sembuh: 40
28. Ecuador
Jumlah Positif Covid-19: 1.823
Meninggal: 48
Sembuh: 3
29. Romania
Jumlah Positif Covid-19: 1.760
Meninggal: 38
Sembuh: 169
30. Polandia
Jumlah Positif Covid-19: 1.717
Meninggal: 19
Sembuh: 7
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Itu Virus Corona, yang Jadi Penyebab Penyakit Covid-19, MERS, dan SARS?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/corona22.jpg)