Info Kesehatan

Sebaiknya Pilih Yogurt yang Memiliki Kadar Gula Rendah, Ini Alasannya!

Yoghurt yang difermentasi menggunakan bakteri baik atau sering disebut probiotik sangat dibutuhkan untuk membantu menyeimbangkan microbiota usus.

wellbeingart.com
Yoghurt 

Penelitian yang dilakukan tim dari Oregon State University, AS, tahun 2013 menunjukkan bahwa bakteri jahat di usus akan berkembang biak dengan pesat bila terus-menerus diberi asupan gula.

Selain itu, gula juga memiliki sifat inflamasi, termasuk di saluran cerna.

Inflamasi terjadi ketika jaringan tubuh terinfeksi bakteri, luka, panas, atau racun.

Yoghurt
Yoghurt (wellbeingart.com)

Inflamasi dalam waktu lama dapat memicu kanker dan penyakit berbahaya lainnya.

Para ahli gizi sudah memberikan panduan asupan gula yang aman, yaitu kurang dari 10 persen asupan total kalori.

Jika dalam sehari kita mengonsumsi 2000 kalori, maka jumlah gula yang direkomendasikan tak lebih dari 2 sendok makan.

“Itu bukan cuma gula pasir, tapi sudah termasuk dengan gula yang kita dapat dari makanan,” ujar Marya.

Ia juga menyarankan agar kita terbiasa melihat label kemasan dalam produk makanan atau minuman.

Biasanya akan dicantumkan berapa kadar gula atau kalorinya sehingga kita bisa membatasi jika asupan gula pada hari itu sudah berlebihan.

Menurut Marketing Director PT Heavenly Nutrition Indonesia, Ivvone Aryanti, kandungan gula yang tinggi dalam produk yoghurt biasanya untuk menutupi rasa asam hasil fermentasi.

Halaman
123
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved