Lockdown Virus Corona

Bupati Bogor Desak Pemprov DKI Jakarta untuk Lockdown, Ade Yasin: Pasien Corona datang dari Jakarta

Pihak pemerintah Kota Bogor meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan Lockdown karena sebuah alasan

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan soal warga Kabupaten Bogor yang meninggal dunia akibat virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Merebaknya penyebaran virus Corona di Kota Bogor, pemerintah setempat melakukan berbagai usaha pencegahannya.

Salah satunya, permintaan kepada pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan Lockdown agar penyebaran Covid-19 di Kota Bogor tidak akan bertambah.

Pihak pemerintah Kota Bogor meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan Lockdown karena sebuah alasan.

Melalui Bupati Bogor Ade Yasin, Ia mengatakan, wilayah Kabupaten Bogor kini menjadi episentrum pandemi Covid-19 di Jabodetabek.

Di masa-masa sulit wabah virus corona ini, Ade meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah.

Terlebih, penyebaran virus corona sebagian besar dipicu dari gelombang kedatangan orang Jakarta ke Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (tribunnewsbogor)

"Pasien di Kabupaten Bogor itu rata-rata datang dari Jakarta," ucap Ade usai melakukan rapat koordinasi penanganan virus Covid-19 dengan

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Rumah Dinas Wali Kota Bogor di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020).

Dua kepala daerah ini pun sepakat untuk meminta wilayah Jakarta lebih dulu melakukan lockdown dan nantinya wilayah Bogor akan menyesuaikan.

Ade menjelaskan, Bogor sebagai penyangga ibu kota memiliki banyak pintu perbatasan yang bisa menambah penyebaran virus corona.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved