Update Virus Corona Dunia

Jumlah Korban Meninggal Lebih dari 10.000 Orang, Italia Batal Longgarkan Pergerakan Penduduk

Sabtu (28/3/2020) kasus kematian akibat virus corona sudah lebih dari 10.000 orang.

Backgrid via Tribunnews.com
Seorang anggota staf pencegahan epidemi di ruang gawat darurat rumah sakit Cotugno, Naples, Italia. 

Italia berencana melonggarkan kebijakan itu mulai Jumat pekan depan.

Namun melihat jumlah korban terus berjatuhan, rencana itu memudar dengan cepat.

"Ada elemen yang membuat kami percaya bahwa semua berakhirnya ketentuan 3 April harus ditunda," kata Menteri Perindustrian Italia Stefano Patuanelli mengatakan kepada stasiun televisi Italia Rai.

Wilayah Lombardy, yang telah menanggung penyebaran terburuk, mencatat 542 kematian baru, sehingga jumlah totalnya menjadi 5.944 orang.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan pada konferensi pers setelah angka dirilis bahwa ia telah menyetujui paket baru senilai 4,7 miliar euro (US$ 5,24 miliar) untuk membantu mereka yang paling terpukul, termasuk voucher belanja dan paket makanan.

Conte telah mendesak Uni Eropa untuk meluncurkan "ikatan pemulihan" untuk membantu mendanai tanggapan terhadap wabah corona.

Ia mengatakan kegagalan untuk mengatasi keadaan darurat akan menjadi "kesalahan tragis" untuk blok Uni Eropa tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Italia Il Sole 24 Ore pada hari Sabtu, Conte mengatakan instrumen utang diperlukan untuk mempelopori rencana pemulihan dan investasi kembali untuk mendukung ekonomi seluruh wilayah Eropa.

Menteri Pendidikan Lucia Azzolina telah mengatakan penutupan sekolah dan universitas, yang dimulai pada 5 Maret, harus diperpanjang 3 April lalu.

Menteri Italia untuk wilayah selatan menyatakan keprihatinan tentang potensi ketegangan sosial dan kerusuhan sipil di daerah yang lebih miskin jika epidemi bergerak ke selatan.

Halaman
123
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved