Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Bupati Sehan Landjar: Warga Masuk Boltim Harus Disemprot Disinfektan

sudah terdapat 40 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim)

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kegiatan Satgas pencegahan penyebaran Covid-19 di Perbatasan Guaan-Modoinding 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Penyebaran virus corona atau Covid-19 dari hari ke hari semakin meluas.

Meski belum ada pasien positif Covid-19, setidaknya sudah terdapat 40 Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Tak sedikit upaya pemerintah Boltim dalam meminimalisasi penyebaran Covid-19 di wilayah Totabuan.

Sebelumnya, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengintruksikan kepada seluruh aparat baik pemerintah kabupaten hingga desa untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan penjagaan ketat wilayah perbatasan masuk daerah Boltim.

Tak hanya itu, setiap orang masuk ada pemeriksaan suhu badan, namun hal itu belum dikatakan aman.

BREAKING NEWS: Karyawan Indomaret Ditikam Sopir Angkot

KRONOLOGIS Penikaman Karyawan Indomaret di Pineleng, Polisi Tangkap Dua Tersangka

Sehingga bupati mengintruksian kepada Tim Gugus Tugas Boltim, agar setiap orang yangg masuk Boltim dilakukan penyemprotan disinfektan ke sekujur badan.

“Setiap warga masuk Boltim, harus diperiksa suhu badan, disemprotkan disinfektan dan setiba di tempat tujuan yakni di wilayah Boltim agar bersangkutan segera mengganti pakaian yang digunakan, mandi, baru bisa berinteraksi dengan orang di sekitar, “ tegasnya

Bupati juga meminta kepada masyarakat Boltim agar menahan diri untuk tidak bepergian ke luar daerah, apalagi ke daerah-daerah yang positif terkena virus Covid-19 tersebut.

Minimalisasi Penyebaran Covid-19, Pemda dan DPRD Boltim Rasionalisasi Perjalanan Dinas

“Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, yakni setiap kegiatan yang mengumpulkan banyak orang sebisanya ditunda dulu, hal ini demi mencegah kita terhindar dari bahaya penyebaran virus corona,“ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Boltim Eko Marsidi mengatakan, untuk Kabupaten Boltim sendiri belum ada yang positif corona.

"Artinya Boltim masih aman, namun tetap waspad dan berjaga," ucapnya.

Pihaknya setiap hari terus memantau perkembangan Covid-19 jangan sampai menimbulkan korban untuk wilayah Boltim.

“Setiap hari mereka kita pantau. Ketika ada perkembangan kita langsung laporkan ke pak bupati," ucapnya. (ana)

11 Aleg Fraksi PDIP Bolsel Relakan Dana Reses dan Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved