Informasi Kesehatan

Apa itu Gangguan Psikosomatis? Cegah Diri Anda dari Stres yang Melampaui Batas Sebelum Terlambat

Gangguan psikosomatis terjadi ketika ada pemicu dari pikiran dan sangat dipengaruhi emosi seseorang.

Tribun News
Ilustrasi Stress 

TRIBUNMAANDO.CO.ID - Apakah anda tahu tentang psikosomatis?

Menyelami lebih jauh tentang gangguan psikosomatis akan membawa kita memahami bahwa ada reaksi tubuh di luar kendali manusia.

Gangguan psikosomatis merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang erat kaitannya dengan bagaimana pola pikir seseorang.

Gangguan psikosomatis terjadi ketika ada pemicu dari pikiran dan sangat dipengaruhi emosi seseorang.

Tips Aman di Tengah Wabah Virus Corona, Berbelanja Aman di Supermarket

Jika biasanya gangguan kesehatan terjadi karena cedera atau infeksi, lain halnya dengan gangguan psikosomatis. Namanya saja psychosomatic, yang terdiri dari kata “psyche” (pikiran) dan “soma” (tubuh).

Bahkan, gangguan psikosomatis yang dipicu stres emosi dapat berdampak pada rasa nyeri tertentu pada tubuh. Gejala yang dirasakan setiap orang berbeda-beda, bergantung pada seberapa parah trauma dan stres yang dialami.

Lockdown di Italia, Jeritan Pelaku Penjarahan Supermarket, Warga: Kami Butuh Makan

Gejala seseorang mengalami stres

Berbeda dengan penyakit fisik lain yang jelas pemicu dan gejalanya, gangguan psikosomatis tidak bekerja dengan mekanisme seperti itu.

Untuk mengetahui apakah seseorang dalam kondisi stres atau tidak, ada beberapa gejala yang bisa diidentifikasi, seperti:

  • Tangan terasa lebih dingin ketika disentuhkan ke leher
  • Detak jantung kencang atau cepat
  • Telapak tangan berkeringat
  • Otot tegang
  • Mulut kering
  • Tremor
  • Sensasi “kupu-kupu” di perut
  • Menstruasi tidak teratur
  • Mudah marah
  • Menyendiri
  • Tekanan darah meningkat
  • Sulit tidur
  • Gangguan pencernaan

Ada banyak gejala stres lain dan reaksinya bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Faktor yang berpengaruh seperti usia, jenis kelamin, kondisi medis, dan banyak lagi. Jika stres telah berubah menjadi terlalu ekstrem, maka gangguan psikosomatis bisa terjadi.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved