Update Virus Corona Indonesia

Di Tengah Wabah Virus Corona, Kementan Pastikan Distribusi Pangan Nasional Tetap Berjalan Lancar

Risfaheri mengatakan, Kementan selalu memastikan agar stok dan produksi ada di sektor hulu.

Editor: Isvara Savitri
ISTIMEWA
Pejabat Kementerian Pertanian memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok di Pasar Bersehati Manado, Jumat (21/12/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski wabah virus corona masih terus belangsung, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan distribusi pangan nasional tetap berjalan lancar.

Apalagi kini wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) kini sudah menjadi zona merah.

"Meskipun red zone, kan masyarakat tetap butuh pangan. Petani kita tetap berproduksi dan melakukan distribusi secara lancar," ujar Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Risfaheri di dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2020).

Risfaheri mengatakan, Kementan selalu memastikan agar stok dan produksi ada di sektor hulu.

Sementara, kelancaran distribusi berada pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Namun karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat, Kementan tentunya berupaya agar pangan tersebut sampai ke masyarakat sehingga bisa tercukupi," paparnya.

Salah satu upaya yang dilakukan Kementan, adalah berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya di DKI Jakarta, Gapoktan, dan pelaku usaha lainnya untuk memastikan kebutuhan pangan bisa terpenuhi dengan lancar.

Untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia, Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Jakarta maupun Bogor akan tetap buka untuk menyediakan bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Menurut Risfaheri, TTI memiliki efek psikologis yang kuat dan kehadiran TTI dapat menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok yang berkualitas dan terjangkau.

Ketersediaan dan distribusi yang lancar ke TTIC juga diakui Manajer Toko Tani Indonesia Center, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Inti Pertiwi Nashwari.

"Tidak ada yang stop pasok pangan dari petani untuk ke Jakarta, khususnya ke TTIC. Jadi tidak perlu khawatir, karena TTIC dan TTI akan tetap buka untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," kata Inti.

Inti menjelaskan, setiap harinya TTIC maupun TTI selalu buka melayani masyarakat.

Untuk TTIC Pasar Minggu misalnya, pasokan daging yang masuk selalu di atas dua ton untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Belum lagi telur yang mencapai 500-700 kg dan beras mencapai lima ton yang selalu direstock setiap 2-3 hari dari petani di Jawa Barat.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved