Tips Hadapi Virus Corona

Berikut Tata Cara Pelaksanaan Ngaben di Bali Jika Meninggal Akibat Covid-19

Dalam kepututsan tersebut, jika ada yang meninggal karena positif mengidap Covid-19 maka pelaksanaannya sesuai dengan protap dari pemerintah.

TribunBali.com/Putu Supartika
Rapat PHDI Bali, MDA Bali serta prajuru adat Besakih dan Batur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sabtu (28/3/2020) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali bersama Majelis Desa Adat Provinsi Bali menggelar rapat.

Rapat yang diadakan di kantor PHDI Provinsi Bali tersebut salah satunya membahas terkait pelaksanaan ngaben di tengah merebaknya virus corona.

Dalam kepututsan tersebut, jika ada yang meninggal karena positif mengidap Covid-19 maka pelaksanaannya sesuai dengan protap dari pemerintah.

“Kalau meninggal karena corona harus dikremasi langsung sesuai protap kesehatan. Keluarga boleh mengikuti maupun menyaksikan, namun tetap mengikuti protap pemerintah. Dilakukan sederhana saja. Bisa di tempat kremasi atau membakar atau makingsan di geni di setra masing-masing,” kata Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana.

Sedangkan bagi yang tidak positif corona, diperbolehkan melakukan pengabenan biasa namun terbatas.

Tidak diperbolehkan menghadirkan tamu, membunyikan gambelan dan tidak boleh ada mapeed atau arak-arakan di jalan-jalan.

“Semua selesai di setra. Jika ada yang ngaben lebih dari satu agar waktunya diatur, jangan sampai mengundang keramaian,” katanya.

Sudiana juga menambahkan, pengabenan bisa tanpa menggunakan bade.

Bahkan cukup disuwun atau dijunjung saja.

“Boleh tidak pakai bade. Disuun pun tidak apa-apa karena dalam sastra tidak pakai bade tidak disalahkan. Namun jika masih memungkinkan dipendem (dikubur), ya dipendem saja dulu,” katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul BREAKING NEWS: Ini Tata Cara Pelaksanaan Ngaben Jika Meninggal Akibat Positif Covid-19.

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved