PON Papua
PTMSI Sulut Kecewa Cabor Tenis Meja Tak Dipertandingkan di PON Papua
Persatuan Tenis Meja Seluru Indonesia (PTMSI) Sulawesi Utara, kecewa dengan tidak digelarnya pertandingan di PON Papua 2020.
Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulawesi Utara, kecewa dengan tidak digelarnya pertandingan di PON Papua 2020.
Pasalnya mereka sudah mempersiapkan diri, dari sejak lalu, mengikuti Pra PON. Namun hasil keputusan KONI cabor ini. Tak bisa dipertandingkan.
Menurut Plt PTMSI Sulut Mansyur Lakoro, waktu lalu rapat bersama KONI Pusat, seluruh pengurus cabor dengan Gubernur Papua setuju untuk digelar di Jawa Timur 10 cabang olahraga. Kemudian dibatalkan.
"Kami sempat kecewa, karena 10 cabang ini dibatalkan lagi," ujar Mansyur Lakoro, Jumat (27/3/2020).
• Gula Langka di Pasaran, Dinas Pangan Lobi Pusat Minta Tambah Pasokan
Lanjut dia, masih menunggu keputusan selanjutnya dari KONI Pusat terkait 10 cabor tersebut.
Ditambah lagi, adanya virus Covid-19 di beredar Indonesia. Sehingga semua iven yang mengumpulkan banyak orang sementara dihentikan oleh pemerintah.
Kemungkinan termasuk PON 2020 di Papua pada Oktober nanti. Jika virus Corona ini, belum dapat teratasi.
Seketaris Umum KONI Sulut, Tonny Kullit mengatakan, nasib 10 cabang olahraga (Cabor) yang dicoret pada PON Papua 2020 belum jelas.
• BREAKING NEWS: Pasien Corona 58 di Manado Meninggal karena Penyakit Gagal Ginjal
Rencanan 10 Cabor tersebut akan dipertandingkan di Jawa Timur. Namun pihak tuan rumah Papua menolak. Hingga kini, belum jelas statusnya. Apakah dihelat atau tidak.
10 Cabor tersebut Golf, Bridge, Dansa, Gate Ball, Bolling, Woodball, Sky Air, Pantaque, Balap Sepeda dan Tenis.
"Kami harus menunggu keputusan dari KONI Pusat. Apakah dilaksanakan atau tidak?," ujar Tonny Kullit.
Memang 10 cabor ini, potensi Sulawesi Utara, meraih medali jika dipertandingkan.
Cabang yang berpotensi meraih medali berdasarkan hasil Pra PON waktu lalu seperti Bridge,Dansa,Soft Tenis Meja, Woodball dan Gate Ball. (Ven)
• Harga Gula di Kotamobagu Terus Meningkat, Tembus Rp 18 Ribu Per Kilogram
• BREAKING NEWS: Banjir di Sangkub Bolmut, Jalan Trans Sulawesi Kembali Putus