KABAR BAIK, 1 Pasien Dalam Pengawasan di Minahasa Dinyatakan Negatif Covid -19
Pasien Dalam Pengawasan asal Minahasa yang kini dirawat di Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang dinyatakan negatif terjangkit virus Covid-19
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) asal Minahasa yang kini dirawat di Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang dinyatakan negatif terjangkit virus Covid-19.
Terkait keberadaan pasien asal Langowan ini disampaikan langsung Ketua gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Minahasa Denny Mangala, Jumat (27/3/2020)
”Kondisi terakhir pasien sudah membaik, sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya negatif,” kata Mangala
Kendati telah melewati pemeriksaan dan perawatan dari paramedis dan dinyatakan negatif terjangkit, Pasien tersebut bakal mengalami pemeriksaan lanjutan dikarenakan kondisi yang belum pulih.
”Walaupun pemeriksaan sudah ada hasilnya dan dinyatakan negarif,namun pasien ini masih harus menunggu pemeriksaan lanjutan dan keluarganya diminta untuk menisolasikan diri,” jelas Mangala.
Terkait ditetapkannya warga Langowan ini sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) menurut Mangala dikarenakan saat dilakukan pemeriksaan awal dirinya terdapat gelaja Virus Corona.
"Hanya karena ada gejala maka dilakukan tindakan medis. Namun kita bersyukur hasilnya Negatif,” pungkasnya.
Adapun Data sementara warga minahasa yang masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 37 jiwa sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dulunya 1 kini Nihil.
Anggarkan Rp 9,4 M untuk Fasilitas Medis Penanganan Covid-19
Sebelumnya Pemkab Minahasa telah menyediakan 9,4 Miliar dana darurat bencana non alam, untuk percepatan penangan penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Mangala menjelaskan, anggaran itu bersumber dari dana tak terduga.
Selain itu, kata dia, Pemkab Minahasa telah melakuka pergeseran anggaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr Sam Ratulangi Tondano.
"Anggaran ini akan membiayai ruang isolasi di RSUD Tondano, 8 Puskesmas, Alat Pelindung Diri (APD), Thermo Scan, Tongvait setiap Sekolah, Masker dan kebutuhan lainnya," jelas Mangala.
Dia berharap, dengan adanya anggaran itu penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minahasa bisa maksimal.
"Tentunya dengan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat untuk mematuhui himbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah," sebutnya.
Mangala berharap masyarakat bisa menerapkan Sosial Distancing, dengan tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang.
"Rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga imun tubuh dengan rajin berolahraga, makan makanan bergizi, jaga kebersihan lingkungan dan patuhi himbauan pemerintah. Agar mata rantai penyebaran Covid-19 bisa teratasi," pungkasnya.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dr-denny-mangala-msi.jpg)