Dampak Covid-19, Harga Vanili Turun Drastis

"Kebanyakan, para petani lainnya. Tak mau lagi menjaga lama-lama untuk menjual hasil panennya akibat Covid-19," tandasnya.

istimewa
Dampak Covid-19, Harga Vanili Turun Drastis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dampak yang ditimbulkan akibat dari Virus Corona (Covid-19) berimbas juga pada komoditi tanaman seperti Vanili.

Harga jual tanaman Vanili yang sebelumnya perkilo sempat menyentuh angka Rp 3 jutaan, saat ini akibat Covid-19 harga jual hanya Rp 125.000 - Rp 130.000 hingga 1 Juta perkilonya.

Salah satu petani Vanili Alex Rumondor warga Desa Esandom Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

"Dengan adanya penyebaran Covid-19 ini, harga jual buah vanili terus menurun. Seperti kami, harus menjual cepat hasil yang kami dapat," kata Rumondor, Kamis (26/3/2020),

Rumondor menambahkan, saat ini dirinya selain menjadi petani harus menjadi penampung bagi petani Vanili yang ada diwilayah Tombatu Timur.

"Kebanyakan, para petani lainnya. Tak mau lagi menjaga lama-lama untuk menjual hasil panennya akibat Covid-19," tandasnya.

Selain dari faktor virus tersebut, ada juga faktor pencurian yang merajalela akibat dari kebutuhan ekonomi yang mulai merosot.

"Banyak petani Vanili yang mengungkapkan hal tersebut. Faktor maling juga menjadi alasan mereka menjual cepat hasil panennya. Ini dampak yang ditimbulkan virus ini, yang melemahkan mata pencaharian, sehingga memaksa oknum tak bertanggungjawab melakukan pencurian demi kebutuhan ekonomi saat ini," tandas Rumondor.

Diketahui, kualitas buah Vanili yang memiliki harga jual, seharusnya setelah 7 hingga 8 bulan masa panen.

Akan tetapi karena faktor ekonomi dan faktor lainnya, maka banyak petani langsung menjual hasil panen mereka meski harga masih minim untuk kualitas yang bagus.

"Meski sebagai penampung, kami tidak sembarangan juga membeli hasil panen petani. Yang kemi beli, harus memiliki surat keterangan dari pemerintah desa bahwa itu hasil panen milik sendiri," jelas Rumondor.

Ia berharap, dengan adanya langkah cepat pemerintah kabupaten (Pemkab) Mitra dalam mencegah penyebaran Covid-19, bisa memulihkan aktifitas jadi normal kembali.

"Diharapkan seperti itu, tentunya peran kita juga selaku masyarakat dalam membantu pemerintah untuk meminimalisir melebarnya peredaran Covid-19 harus dijalankan. Sehingga nantinya, antisipasi pemerintah dari Covid-19 bisa cepat terselesaikan. Dan semua aktifitas bisa normal lagi," tutup Petani Vanili. (Ano)

 Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved