Virus Corona di Indonesia

Jawa Tengah Mulai Dibanjiri Pemudik Meski Ada Pandemi Virus Corona, Penumpang Terminal Melonjak

Ada gelombang perantau asal Jawa Tengah yang pulang ke rumahnya sejak Minggu (22/03/2020).

Jawa Tengah Mulai Dibanjiri Pemudik Meski Ada Pandemi Virus Corona, Penumpang Terminal Melonjak
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Bus Patas Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PO Ramayana jurusan Semarang-Yogya menunggu penumpang di Terminal Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/3/2020). Sebagai antisipasi terhadap wabah virus corona atau Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Magelang melakukan pengecekan suhu badan seluruh crew bus dan penumpang di Terminal Tidar yang merupakan terminal bus besar tipe A, baik yang akan menuju Jawa Tengah maupun menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat dari makin meluasnya wabah virus corona, jumlah penumpang bus AKAP turun hingga 80 persen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kawasan DKI Jakarta jadi zona merah kasus pandemi virus corona/Covid-19.

Akibatnya, perantau dari daerah tersebut mempercepat mudiknya.

Provinsi Jawa Tengah pun dibanjiri pemudik.

Hal tersebut dibenarkan oleh Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo.

Untuk itu, Ia menyerukan agar seluruh kepala daerah di provinsinya memantau ketat para perantau.

Sebab, menurut Ganjar, ada gelombang perantau asal Jawa Tengah yang pulang ke rumahnya sejak Minggu (22/03/2020).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (/)

"Terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal-terminal di Jawa Tengah," ujar Ganjar, Rabu (25/3/2020), melansir melalui Kompas.com.

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan ada beberapa terminal yang penumpangnya melonjak.

Di antaranya di daerah Purwokerto, Wonogiri, Pemalang, Kebumen, Wonosobo, dan Cilacap.

"Misalnya pada 22 Maret di Terminal Bulupitu Purwokerto ada 2.323 penumpang turun dan di Terminal Giri Adipura Wonogiri ada 2625 penumpang."

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved