Hari Raya Nyepi

Mengenal Perayaan Nyepi Umat Hindu hingga Wisata Spiritual di Pura Danu Mandara

Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka.

Ventrico Nonutu - Tribun Manado
Pura Danu Mandara, Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka.

Perayaan tahun baru Saka dilakukan sehari setelah tilem kesanga, atau hari tilem yang paling dekat dengan penanggalan bulan Maret.

Perayaannya bisa dilakukan dengan sangat sederhana hingga besar.

Perhitungan tahun bagi umat Hindu, pertama memperhatikan sistem peredaran bumi yang mengelilingi matahari.

Umat Hindu percaya selain matahari, ada planet lain di angkasa yang mempunyai pengaruh besar pada kehidupan di bumi yaitu planet bulan.

Pura Danu Mandara tampak dari jalan raya
Pura Danu Mandara tampak dari jalan raya (Ventrico Nonutu - Tribun Manado)

Peredaran bumi, matahari (surya) dan bulan (candra), mendapat perhatian penting bagi penentuan hari pergantian tahun baru bagi umat Hindu di Indonesia.

Setelah bumi, bulan dan matahari berada dalam satu posisi tertentu yaitu ketika bulan dan matahari bersamaan muncul dari ufuk timur yakni pada hari tilem (bulan mati), umat Hindu menjadikannya hari terbaik untuk melakukan Bhuta Yadnya atau persembahan kepada Surya, Chandra dan segala unsur Panca Maha bhuta.

Sehari sebelum Hari Raya Nyepi, Selasa (24/3/2020) Tribun Manado mengunjungi Pura Danu Mandara yang berada di Tondano, Kabupaten Minahasa.

Pra Danu Mandara
Pura Danu Mandara (Ventrico Nonutu - Tribun Manado)

Berjarak 37 kilometer dari pusat kota Manado, perjalanan dapat ditempuh kurang lebih 60 menit.

Pura Danu Mandara didirikan di sebuah bukit kecil dan menghadap ke arah danau Tondano.

Halaman
1234
Penulis: Ventrico Nonutu
Editor: Ventrico Nonutu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved